Bandar Lampung, MTsN 1 (Humas) — MTsN 1 Bandar Lampung mencatatkan langkah progresif dalam peningkatan kompetensi literasi bahasa Indonesia dengan menargetkan 413 siswa untuk mengikuti Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) Adaptif pada Agustus mendatang. Jumlah ini sekaligus menjadikan MTsN 1 Bandar Lampung sebagai madrasah pertama di Kota Bandar Lampung yang mengikutsertakan lebih dari 300 siswa dalam program nasional tersebut.
Komitmen kuat ini ditunjukkan dalam kegiatan Penandatanganan Fakta Integritas Komitmen Bersama Giat UKBI Adaptif, yang berlangsung hari ini, Rabu (23/07), di Ruang 402 A Universitas Teknokrat Indonesia, Lampung, sebagai bagian dari rangkaian Sosialisasi UKBI Adaptif yang diinisiasi oleh Balai Bahasa Provinsi Lampung (BBPL).
Acara berlangsung khidmat dan penuh semangat, dihadiri oleh para guru, staf, serta perwakilan dari BBPL. Penandatanganan dilakukan secara simbolis oleh sejumlah guru dan pejabat pendidikan sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan literasi nasional yang terus digalakkan oleh Kemendikbudristek.
“UKBI Adaptif merupakan sarana penting untuk mengukur dan meningkatkan kemahiran siswa dalam berbahasa Indonesia secara terstandar. Kami sangat antusias dan siap menjadi madrasah pelopor di Bandar Lampung,” ujar salah satu guru pendamping.
Dengan slogan “Teruji Lebih Terpuji”, UKBI Adaptif bukan hanya sekadar ujian, tetapi juga bagian dari upaya nyata untuk mendorong siswa madrasah agar memiliki keterampilan berbahasa yang unggul, baik lisan maupun tulisan.
Langkah besar ini menunjukkan keseriusan MTsN 1 Bandar Lampung dalam mendukung program pemerintah dan memperkuat identitas kebahasaan di lingkungan pendidikan berbasis keagamaan.(Aam)
Editor : Fadilah
