Search

MTsN 1 Tanggamus Kirimkan 12 Guru Terbaik ke Anugerah GTK Madrasah 2024

mtsn-1-tanggamus-kirimkan-12-guru-terbaik-ke-anugerah-gtk-madrasah-2024
Fotografer: Humas Kanwil

Tanggamus, MTsN 1 (Humas) - Sebanyak 12 guru dari MTsN 1 Tanggamus berpartisipasi dalam Anugerah Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah 2024. Mereka adalah Belta Ramadhona, Fitriana, Nurhasanah, Istiqomatullailiyah, Laila Khoiro, Komalasari, Diah Komalasari, Wiyati, Ahmad Nastain, Eka Dian Pratiwi, Ratna Noviyana, dan Masda Susila. Ajang bergengsi ini digelar Direktorat GTK Madrasah, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, untuk mengapresiasi kontribusi dan inovasi tenaga pendidik dalam meningkatkan mutu pendidikan madrasah. 

Kepala MTsN 1 Tanggamus, H. Ramdani, menyampaikan apresiasinya. “Partisipasi ini mencerminkan semangat dan dedikasi guru-guru kami dalam memberikan yang terbaik bagi dunia pendidikan. Kami optimis mereka dapat membawa hasil yang membanggakan,” ujarnya, Rabu (19/11/2024). 

Proses seleksi penghargaan ini melibatkan dua tahap. Seleksi administratif berlangsung pada 19-21 November 2024, di mana dokumen para peserta akan diverifikasi. Peserta yang lolos akan melanjutkan ke tahap penilaian pada 22-25 November 2024. 

“Juri yang terdiri dari para ahli pendidikan akan menilai berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan. Hasil akhirnya akan diumumkan pada 25 November 2024 melalui media resmi Kementerian Agama,” ujar Direktur GTK Madrasah, Thobib Al-Asyhar, di Jakarta, Selasa (5/11/2024). 

Anugerah GTK Madrasah 2024 mencakup empat kategori utama: Inspiratif, Inovatif, Dedikatif, dan Berprestasi. Penghargaan ini diberikan kepada guru, kepala madrasah, pengawas, laboran, dan pustakawan, baik ASN maupun Non-ASN, yang telah berdedikasi minimal tiga tahun dan belum pernah meraih penghargaan serupa di tiga peringkat teratas sebelumnya. 

Kementerian Agama berharap ajang ini dapat menciptakan lingkungan pendidikan madrasah yang lebih profesional, inovatif, dan bermartabat. "Semoga penghargaan ini memotivasi seluruh tenaga pendidik untuk terus berinovasi dan memberikan dampak positif bagi pendidikan madrasah di Indonesia,” tutup Thobib. 

MTsN 1 Tanggamus optimistis, keikutsertaan para guru ini tidak hanya menjadi kebanggaan madrasah, tetapi juga menjadi inspirasi bagi pendidikan madrasah secara nasional. (In/ Mela Basyar)


Editor: Humas Kanwil
Copyright : Datin Kanwil