Way Kanan, MTsN 2 (Humas) -- Kamis, 21 Agustus 2025, Setiap pagi, suasana di gerbang MTsN 2 Way Kanan terlihat berbeda. Selain menjadi tempat penyambutan siswa dengan salam, senyum, dan sapa, gerbang juga dijadikan titik awal untuk menegakkan kedisiplinan siswa sebelum memasuki lingkungan madrasah.
Guru yang bertugas melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap siswa. Pemeriksaan ini meliputi kebersihan dan kerapian, seperti larangan memelihara kuku panjang, penggunaan aksesoris berlebihan, hingga larangan memakai lipstik bagi siswi. Aturan ini menjadi perhatian serius karena menyangkut pembiasaan sikap disiplin dan menjaga citra madrasah.
Bagi siswi, ada aturan tambahan yang wajib ditaati, yaitu mengenakan ciput. Hal ini dimaksudkan agar penampilan lebih rapi serta sesuai dengan tata tertib berpakaian islami. Dengan demikian, sejak memasuki gerbang, siswa sudah ditanamkan nilai-nilai kedisiplinan yang mendukung karakter islami.
Agus Supriyadi, guru BK MTsN 2 Way Kanan, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan bentuk hukuman, tetapi upaya mendidik siswa agar terbiasa dengan aturan. “Kami ingin anak-anak belajar tertib sejak awal masuk gerbang. Dengan begitu, mereka bisa lebih siap mengikuti pembelajaran. Pendisiplinan ini juga melatih tanggung jawab terhadap diri sendiri,” jelasnya.
Lebih lanjut, Agus Supriyadi menambahkan bahwa kegiatan pendisiplinan di gerbang ini sejalan dengan program madrasah ramah anak. Salam, senyum, dan sapa tetap dikedepankan, namun dikombinasikan dengan ketegasan dalam aturan. Harapannya, siswa merasa dihargai sekaligus diarahkan untuk selalu disiplin.
Dengan langkah ini, MTsN 2 Way Kanan berkomitmen menciptakan lingkungan belajar yang tidak hanya nyaman, tetapi juga tertib, rapi, dan religius. Pendisiplinan sejak di gerbang menjadi simbol awal perjalanan siswa dalam menimba ilmu dengan sikap yang benar dan berkarakter.(DAW)
Editor : Fadilah
