Bandar Lampung, Kemenag (Humas) —
Kantor Kementerian Agama Kota Bandar Lampung menggelar apel pagi rutin pada
Senin, 21 Juli 2025, di halaman kantor setempat. Apel dipimpin oleh Kepala
Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Musal Badri Kesuma, serta diikuti oleh
Kepala Kantor, Makmur; Kasubbag TU, Kasimun; para pejabat, serta seluruh ASN di
lingkungan Kemenag Kota Bandar Lampung.
Dalam amanahnya, Musal Badri
Kesuma menekankan pentingnya penguatan kinerja ASN melalui penerapan tiga pilar
utama yang dikenal sebagai konsep Triple E, yaitu Experience (pengalaman),
Experiment (eksperimen), dan Expectation (harapan).
Ia mengajak seluruh jajaran untuk melakukan evaluasi terhadap pengalaman kerja yang telah dilalui sebagai dasar perbaikan dan pengembangan ke depan. Di sisi lain, semangat eksperimen menjadi kunci dalam menciptakan inovasi baru dalam pelaksanaan tugas. Sementara itu, ekspektasi perlu dirumuskan secara realistis untuk menyusun rencana kerja yang lebih terarah pada minggu berikutnya.
Apel juga menjadi momentum
refleksi terhadap pelaksanaan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026. Secara
umum, proses berjalan dengan baik meskipun masih dihadapkan pada beberapa
kendala. Tantangan yang dihadapi jemaah selama di Tanah Suci, baik di Makkah
maupun Madinah, dipandang sebagai bagian dari ujian spiritual yang mengandung
hikmah dan pembelajaran.
Selain itu, Musal juga
menyinggung perkembangan regulasi terkait Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019
tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah. Perubahan kebijakan tersebut,
termasuk wacana transformasi Badan Penyelenggara Haji (BPH) menjadi Kementerian
Haji, masih dalam tahap pembahasan lebih lanjut di tingkat pusat.
Pada kesempatan tersebut, disampaikan pula apresiasi atas capaian Kantor
Kementerian Agama Kota Bandar Lampung yang berhasil meraih Juara Harapan III
dalam ajang Bandar Lampung Expo 2025, khususnya pada Kategori Stand Sertifikat
Halal Gratis untuk instansi vertikal dan organisasi kemasyarakatan.
Penghargaan berupa piagam dan trofi tersebut menjadi bukti nyata komitmen
Kemenag dalam mendukung pengembangan ekonomi syariah serta menghadirkan layanan
publik yang berkualitas, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah
(UMKM).
Capaian ini dinilai membanggakan di tengah berbagai keterbatasan, sekaligus
menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan kinerja
kelembagaan ke depan.
Apel ditutup dengan doa bersama untuk kesembuhan keluarga ASN yang sedang mengalami ujian kesehatan, serta harapan agar semangat Experience, Experiment, dan Expectation senantiasa menjadi pendorong utama kemajuan organisasi. (Mushollin/Ali)
Editor : Fadilah