Way Kanan, MAN 1 (Humas). MAN 1 Way Kanan melaksanakan upacara bendera rutin awal bulan di halaman madrasah. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan sebagai bagian dari implementasi program pembinaan karakter. Upacara dimulai tepat pukul 07.00 WIB dan berlangsung dengan tertib. Bertindak sebagai pembina upacara ialah Beilda, sementara petugas upacara berasal dari anggota kelas X E2 yang telah melakukan latihan intensif sebelumnya.
Dalam pelaksanaannya, seluruh peserta menunjukkan sikap disiplin dan penuh penghormatan terhadap jalannya kegiatan. Prosesi dimulai dengan pengibaran bendera Merah Putih diiringi lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan pembacaan teks Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, dan janji siswa. Amanat pembina upacara menekankan pentingnya menumbuhkan rasa nasionalisme, kedisiplinan, dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari, terutama di lingkungan madrasah dan juga mengingatkan bahwa sikap disiplin merupakan kunci keberhasilan dalam belajar dan berorganisasi.
Kegiatan upacara bendera memiliki fungsi strategis dalam pembentukan karakter peserta didik. Berdasarkan teori pendidikan karakter, rutinitas semacam ini termasuk dalam bentuk pembelajaran kontekstual (contextual learning), di mana siswa tidak hanya memahami nilai-nilai nasionalisme secara teori, tetapi juga mengamalkannya melalui pengalaman langsung. Kegiatan ini juga berperan dalam memperkuat rasa kebersamaan, tanggung jawab sosial, dan kesadaran berbangsa, yang menjadi aspek penting dalam pengembangan Profil Pelajar Pancasila dan Moderasi Beragama di lingkungan madrasah.
Melalui pelaksanaan upacara bendera di awal bulan November ini, MAN 1 Way Kanan menunjukkan komitmen kuat dalam membina karakter dan kedisiplinan peserta didik. Upacara yang berlangsung dengan khidmat tersebut menjadi momentum refleksi bagi seluruh warga madrasah untuk terus meningkatkan kualitas diri dan semangat kebangsaan. Dengan demikian, kegiatan rutin ini bukan sekadar seremonial, tetapi juga menjadi wadah pembelajaran nilai-nilai kebangsaan yang ilmiah dan berkelanjutan di dunia pendidikan. (Joe)
Editor: Fadilah