Way Kanan, Gunung Labuhan (Humas) - Kantor Urusan Agama (KUA) Gunung Labuhan terus berupaya meningkatkan kualitas calon pasangan pengantin melalui program Bimbingan Perkawinan Suscatin (Kursus Calon Pengantin). Rabu, 12 Maret 2025.
Penyuluh Agama Islam KUA Gunung Labuhan, Oksi Ajuan
Firnando menyampaikan bahwa Suscatin ini bertujuan guna memberikan pemahaman
yang komprehensif kepada calon pengantin mengenai hak dan kewajiban dalam rumah
tangga, serta pentingnya komunikasi yang baik dalam keluarga.
"Kami memberikan pesan yang sangat lugas kepada calon
pengantin mengenai urgensi membangun rumah tangga yang sakinah, mawaddah,
warahmah. Kami juga menekankan pentingnya saling menghormati dan menghargai
pasangan, serta membangun komunikasi yang sehat dalam keluarga," ujar Oksi
Ajuan Firnando di sela-sela materinya saat ditanya akan pentingnya Suscatin.
Kepala KUA Gunung Labuhan, Ardores menegaskan bahwa
Suscatin ini merupakan program wajib bagi seluruh calon pengantin yang akan
menikah di wilayah Gunung Labuhan. Ia berharap, melalui program tersebut calon
pengantin dapat lebih siap dalam menghadapi kehidupan rumah tangga dan
meminimalisir angka perceraian.
"Kami mewajibkan seluruh calon pengantin untuk
mengikuti Suscatin ini. Kami ingin memastikan bahwa mereka memiliki bekal yang
cukup untuk membangun rumah tangga yang harmonis dan bahagia," kata
Ardores.
Selain itu, lanjut Ardores. Calon pengantin juga diberikan
kesempatan untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman dengan peserta lain serta
berharap dapat berkontribusi dalam menciptakan keluarga-keluarga yang harmonis
dan bahagia di wilayahnya.
Salah satu peserta calon pengantin Rahmad Doni mengaku
sangat terbantu dengan program ini. Ia merasa mendapatkan banyak pengetahuan
dan wawasan baru mengenai kehidupan rumah tangga.
"Saya merasa lebih siap untuk menikah setelah mengikuti Suscatin ini. Saya jadi lebih paham mengenai hak dan kewajiban sebagai suami istri, serta pentingnya komunikasi dalam keluarga," pungkasnya. (Oksi Ajuan Firnando)
Editor : Fadilah
