Tulang
Bawang, Kemenag (Humas) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulang
Bawang Ahmad Jalaluddin didampingi oleh Kasubbag TU Marsudi, dan Kasi Penmad Eviyana, Ketua Pokjawas
Rokhman serta kepala Madrasah MTsN 1 Siti Suratminah Sebagai Tuan Rumah,
melakukan monitoring langsung pelaksanaan Seleksi Kompetensi Teknis Tambahan
(SKTT) bagi calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), Kegiatan ini
berlangsung di Ruang Kelas MTs Negeri 1 Tulang Bawang, Selasa (17/12/2024).
Pelaksanaan
SKTT ini dimulai pukul 08.00,
diikuti sebanyak 87 peserta berjalan
sukses dan lancar tanpa kendala yang berarti. Semua peserta dapat difasilitasi
dengan baik, berkat pengawasan dan pendampingan oleh Tim Kepegawaian Kemenag
Tulang Bawang. Tim bertugas memastikan jalannya seleksi, membantu peserta jika
terjadi kendala teknis, terutama saat proses
login.
Dalam peninjauan nya Kepala Kemenag A. Jalaluddin mengungkapkan bahwa Pelaksanaan seleksi ini sangat penting, terutama dalam mengukur kompetensi calon pegawai Kemenag.
Kami
berharap seluruh peserta dapat menunjukkan kemampuan terbaik mereka, agar ke
depannya dapat memberikan kontribusi positif dalam pembangunan bidang agama di
Kabupaten Tulang Bawang.
"Diharapkan
melalui seleksi ini akan didapatkan
Sumber Daya Manusia ASN Kemenag
yang kompeten, cerdas, profesional, serta berwawasan luas untuk
mendukung pelayanan yang berkualitas," ujar Kepala Kemenag Tulang
Bawang.
Lebih
lanjut, beliau menyampaikan apresiasi atas kelancaran kegiatan ini.
“Alhamdulillah, pelaksanaan SKTT ini berjalan lancar. Tim kepegawaian siap
siaga mendampingi peserta yang mengalami kesulitan teknis, meskipun jumlahnya
tidak signifikan. Secara keseluruhan, kegiatan dapat dilaksanakan dengan baik
dan kondusif," tambahnya.
Kegiatan ini merupakan salah satu komitmen Kemenag Tulang Bawang dalam memastikan proses seleksi berjalan profesional, transparan, dan akuntabel, sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Dengan berakhirnya SKTT ini, diharapkan seluruh peserta dapat mencapai hasil terbaik dan melangkah ke tahapan berikutnya.
Editor: Aditya Catur
