Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Pelantikan Pengurus BWI Lampung dan Sosialisasi Wakaf Uang: Langkah Baru Menuju Pengelolaan Wakaf Modern

Senin, 13 Januari 2025 Humas Tanggamus
Pelantikan Pengurus BWI Lampung dan Sosialisasi Wakaf Uang: Langkah Baru Menuju Pengelolaan Wakaf Modern
Humas Tanggamus
Humas Tanggamus

Tanggamus Kemenag (Humas) -- Provinsi Lampung kembali mencatat sejarah baru dalam pengembangan wakaf. Pada awal tahun 2025, Aula Sai Batin, Kanwil Kemenag Lampung, menjadi saksi pelantikan pengurus Badan Wakaf Indonesia (BWI) perwakilan Provinsi Lampung periode 2024–2027. Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Kasi Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) Kemenag Tanggamus, H. Saiful Arfan, S.Ag., M.Pd.I., yang didampingi Plt. Penzawa Muzammi Syafe’i, S.Ag.

Namun, pelantikan ini bukanlah sekadar acara seremonial. Momen tersebut juga diisi dengan peluncuran dan sosialisasi program Wakaf Uang khusus bagi siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) se-Lampung. Langkah strategis ini bertujuan untuk memperkenalkan generasi muda pada potensi besar wakaf uang sebagai alat pemberdayaan ekonomi umat.

“Kami ingin memupuk kesadaran wakaf sejak dini,” ungkap H. Saiful Arfan. "Program ini adalah bagian dari upaya kita membangun generasi muda yang peduli, inovatif, dan sadar akan pentingnya wakaf sebagai pilar ekonomi syariah." Beliau juga menegaskan bahwa edukasi wakaf sejak di bangku sekolah merupakan kunci masa depan pengelolaan wakaf yang lebih modern dan transparan.

Peserta kegiatan ini mencakup siswa, tenaga pendidik, pengurus BWI, serta sejumlah pejabat Kemenag. Dalam sambutannya, Muzammi Syafe’i menjelaskan, "Wakaf uang adalah bukti nyata bahwa wakaf tidak selalu tentang lahan atau bangunan. Ini adalah bentuk wakaf yang sangat relevan di era digital dan dapat memberikan dampak yang besar bagi masyarakat." Dengan program ini, pihaknya berharap ekosistem wakaf di Lampung semakin inklusif dan produktif.

Peluncuran program Wakaf Uang bagi siswa MAN ini disambut antusias oleh peserta yang hadir. Sosialisasi yang dilakukan juga menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antara lembaga pendidikan dan pengelola wakaf untuk membangun kepedulian sosial yang lebih luas. Dalam sesi tanya jawab, siswa menunjukkan ketertarikan besar untuk berkontribusi secara nyata, sebuah bukti bahwa anak muda mulai menyadari potensi besar wakaf sebagai salah satu instrumen pemberdayaan.

Dengan semangat yang tercermin dalam acara ini, Provinsi Lampung menunjukkan komitmen yang kuat dalam mengembangkan pengelolaan wakaf yang berbasis teknologi dan relevan dengan kebutuhan masyarakat modern. Langkah ini bukan hanya menjadi tonggak penting bagi Lampung, tetapi juga diharapkan menjadi inspirasi bagi provinsi lainnya dalam memperkuat peran wakaf sebagai bagian dari penguatan ekonomi umat.

Kegiatan pelantikan dan sosialisasi ini menjadi awal yang menjanjikan untuk masa depan wakaf di Indonesia. Dengan peran serta generasi muda, pengelolaan wakaf diharapkan mampu menciptakan dampak besar bagi pemberdayaan umat yang lebih baik. “Ini baru awal dari perubahan besar,” ujar salah satu peserta acara dengan penuh optimisme.(Frans/Mela Basyar)