Bandar Lampung (Humas) --- Plh. Kasi Bimas Islam, Muslihin, Hadir
mewakili Ka KanKemenag Kota Bandar lampung, H. Makmur, pada Acara Pembukaan
Pelatihan Juru Sembelih Halal Dan Manajemen Qurban, yang diselenggarakan oleh
DPD Juleha Kota Bandar Lampung, di aula gedung Fakultas Pertanian Universitas
Lampung UNILA, Minggu (09/06/24).
Nanoi Maryono, Ketua Pelaksana menyampaikan bahwa : “Pelatihan Juru
Sembelih Halal Dan Manajemen Qurban, diikuti 120 peserta, terdiri dari Pengurus
Masjid/Musholla, Pelaku usaha RPH, P3H, serta Mahasiswa , dari Kota Bandar
Lampung dan Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung”. Ungkapnya.
Tujuan Kegiatan ini, untuk bersama-sama belajar menimba ilmu tentang tata
cara penyembelihan hewan secara syar’i, serta syiar mengajak untuk sembelih
halal bagi pelaku usaha, untuk terjaminnya kehalalan produk. Semoga ilmu yang
didapat bermanfa’at”. Tutur H. Abdul Arvan, Ketua DPD Juleha Kota Bandar
Lampung.
Saluddin, Ketua DPW Juleha Provinsi Lampung menyampaikan : Pelatihan ini
merupakan rangkaian kegiatan Juleha Provinsi Lampung. Sudah dimulai sejak tahun
2014 hingga saat ini.
“Sudah tiga kali mengadakan kegiatan pelatihan, dan terbentuk lima Kepengurusan
DPD Kabupaten/Kota, Kota Bandar Lampung, Prengsewu, Lampung Tengah, Metro,
Tulang Bawang, dan Lampung Selatan. Serta telah diikuti sebanyak 2470 peserta,
dan 36 peserta telah mengikuti Kopetensi Juru Sembelih Halal (Juleha)”.
Jelasnya.
Selanjutnya, Saluddin menambahkan : “Dalam rangka percepatan Program
Halal tahun 2025, Provinsi Lampung akan On The Great Muslim Friendly Destination ,“Destinasi Wisata
Ramah Muslim”. Program ini sejalan dengan Kemenag, BPJPH Sertifikasi Produk
Halalnya, Kementerian Pertanian dengan Infrastruktur hewan dan lain-lainnya, dan
Pemda dengan Program Wisatanya Ramah Muslim”.
Saluddin menekankan, DPW, DPD, DEWAN SYARIAH Juleha, berbenah dan terus mengadakan pendampingan, serta siap menerima pelayanan: “Juleha Syiar Sembelih halal, dukan mencari jasa sembelih halalnya, namun menekankan edukasinya, serta mengharap keberkahan Alloh Subhanahu Wata’ala”. Tandasnya.
Dalam kesempatan ini, Tole Dailami
Asisten II, Plh. Sekda kota Bandar
Lampung, membacakan sambutan Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana : Apersiasi
dan terimakasih kerjasamanya.
“Produk potong hewan tidak cukup hanya dari segi kesehatannya saja, namun
juga penyembelihan itu harus sesuai dengan syari’at islam. Untuk menjaga
kenyamanan ummat muslim mengkonsumsi produk potong hewan serta penyembelihan
hewan qurban, bahwa hasil dari penyembelihan itu terjamin kehalalannya.
Pelatihan ini sangat penting, dalam memproleh ilmu dan keterampilan tata cara penyembelihan halal sesuai dengan syariat islam, sehingga pengelolaan manajemen penyembelihan halal serta penyembelihan hewan Qurban, dapat menghasilkan produk halal sehingga memberikan kenyamanan ummat muslim untuk mengkonsumsinya,
” tutupnya.
Kepala KanKemenag Kota Bandar lampung, Makmur, menyampaikan saat audiensi
DPD Juleha Kota bandar Lampung, beberapa hari lalu : Apresiasi dan terimakasih
kerjasamanya.
“Sinergi dan kolaborasi kerja sama ini Amat penting, hal ini terkait dengan
program unggulan produk wajib halal yang dimiliki kementerian agama. Diharapkan Kerjasamanya ini salah satunya dapat
menjadi langkah awal bagi kementerian agama kota Bandarlampung dalam melakukan
pendampingan bagi RPH di kota Bandarlampung agar memiliki sertifikasi halal.
Selanjutnya H. Makmur berpesan : “Juleha harus memiliki langkah langkah sosialisasi strategis sampai pada tingkat bawah (kelurahan dan masjid) di kota Bandarlampung agar masyarakat lebih mengenal dan mengetahui tatacara penyembelihan hewan yang sesuai dengan standar kehalalan syariat”. Pungkasnya. (Mushollin).
Editor : Fadilah
