Bandar Lampung, Kemenag (Humas) — Dalam rangka meningkatkan kompetensi guru
madrasah menghadapi tantangan zaman, Seksi Pendidikan Madrasah Kantor
Kementerian Agama Kota Bandar Lampung menyelenggarakan Pelatihan Pemanfaatan
Teknologi Pembelajaran di Era Digital, Selasa (22/7/2025), bertempat di Aula
Hotel Kurnia 2.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Pendidikan Madrasah
Kanwil Kementerian Agama Provinsi Lampung, H. Ahmad Rifa’i. Dalam sambutannya,
ia menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran bukan lagi sebuah
opsi, melainkan sebuah kebutuhan mutlak di era digital saat ini.
“Era digital menuntut kita untuk bergerak cepat dan adaptif. Pemanfaatan
teknologi dalam pembelajaran adalah kunci untuk mencetak generasi yang cerdas,
religius, dan melek teknologi,” tegas Ahmad Rifa’i.
Pelatihan ini diikuti oleh para kepala madrasah dan perwakilan guru dari 12 Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) se-Kota Bandar Lampung. Turut hadir dalam pembukaan kegiatan, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Said Karimin, serta para kepala MIN se-Bandar Lampung.
Dalam laporannya, Said Karimin menjelaskan bahwa kegiatan ini diikuti oleh
40 peserta guru dan merupakan bagian dari upaya mendorong transformasi digital
dalam sistem pendidikan madrasah.
“Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong transformasi digital di lingkungan madrasah. Kami menghadirkan para narasumber yang berkompeten dari kalangan praktisi pendidikan digital, akademisi, dan pengembang aplikasi pembelajaran,” jelasnya.
Selain pelatihan teknis, kegiatan ini juga menghadirkan sesi motivasi dan
penguatan karakter guru. Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bandar Lampung,
Drs. H. Makmur, M.Ag, hadir sebagai narasumber dengan materi bertajuk Penguatan
Peran Guru Bersertifikasi di Era Digital. Dalam paparannya, Makmur menekankan
pentingnya guru madrasah memiliki tiga karakter utama yakni cerdas, religius,
dan adaptif.
“Guru madrasah hari ini tidak cukup hanya bisa mengajar. Mereka harus mampu
menjadi inspirator, fasilitator, sekaligus mampu memadukan iman, ilmu, dan
teknologi dalam proses pembelajaran,” ujar Makmur.
Program pelatihan ini menjadi bagian dari komitmen Kementerian Agama dalam mewujudkan Madrasah Digital, selaras dengan kebijakan nasional dalam transformasi digital di bidang pendidikan. (Mushollin/Uji/Ali)