Way Kanan, KUA Way Tuba (Humas) - - KUA Way Tuba menjadi tempat penyelenggaraan pembinaan dan monitoring yang diikuti oleh seluruh Penyuluh Agama Islam di wilayah tersebut. Kegiatan ini dipandu oleh Sriwatin Hidayati, Penyuluh Madya Kemenag Way Kanan, yang memberikan pemahaman serta evaluasi mengenai peran dan tugas penyuluh agama dalam membimbing umat. Pembinaan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan yang diberikan oleh penyuluh agama Islam di daerah tersebut pada Selasa (14/10/2025).
Dalam
sambutannya, Sriwatin menekankan pentingnya adaptasi penyuluh agama terhadap
perkembangan zaman serta tantangan yang dihadapi umat saat ini. Menurutnya,
penyuluh agama harus memiliki pemahaman yang komprehensif terhadap ajaran Islam
yang moderat, toleran, dan sesuai dengan kondisi sosial masyarakat.
Kegiatan
ini juga memberikan kesempatan bagi para peserta untuk berdialog dan berbagi
pengalaman seputar tantangan yang mereka hadapi di lapangan. Beberapa peserta
menyampaikan bahwa mereka seringkali menghadapi kesulitan dalam menyampaikan
pesan-pesan agama yang bersifat universal kepada masyarakat yang memiliki latar
belakang dan pemahaman yang beragam. Sriwatin memberikan penjelasan terkait
pendekatan yang tepat dalam menghadapi perbedaan pandangan tersebut.
"Komunikasi
yang baik antara penyuluh agama dengan masyarakat harus selalu dijaga karena
itu penting, serta perlunya inovasi dalam metode penyuluhan. Penyuluh harus
senantiasa menjaga semangat dalam menjalankan tugas mulia ini dan terus
mengedepankan prinsip-prinsip Islam yang rahmatan lil ‘alamin," ujarnya.
Pembinaan ini diakhiri dengan sesi tanya jawab yang berjalan sangat interaktif. Para peserta terlihat sangat antusias mengikuti acara ini dan mengungkapkan rasa terima kasih atas kesempatan yang diberikan untuk memperdalam pengetahuan dan keterampilan mereka sebagai penyuluh agama Islam. Sriwatin berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan untuk meningkatkan kualitas dan profesionalisme penyuluh agama Islam di wilayah KUA Way Tuba. (Salam/Afril/Asep)
Editor : Fadilah
