Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Madrasah

Pembukaan Kegiatan Desiminasi Pandai Berhitung dengan Metode GASING di MTsN 1 Tanggamus

Senin, 07 Oktober 2024 MTsN 1 Tanggamus
Pembukaan Kegiatan Desiminasi Pandai Berhitung dengan Metode GASING di MTsN 1 Tanggamus
MTsN 1 Tanggamus
MTsN 1 Tanggamus

Tanggamus, MTsN 1 (Humas) – Kegiatan desiminasi pandai berhitung menggunakan metode GASING (Gampang, Asyik, dan Menyenangkan) untuk guru-guru madrasah di KKM MTsN 1 Tanggamus resmi dibuka hari ini di Laboratorium MTsN 1 Tanggamus. Acara ini diresmikan oleh Kaur Urusan Tata Usaha (Kaur TU) MTsN 1 Tanggamus, Sukmaidi, yang mewakili kepala madrasah. Senin, (7/10).

Dalam sambutannya, Sukmaidi menekankan pentingnya peningkatan kompetensi guru dalam pengajaran matematika. "Metode GASING merupakan pendekatan yang efektif untuk menyederhanakan konsep berhitung dan membuatnya lebih menarik bagi siswa," ungkapnya. Ia berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang besar dalam upaya meningkatkan kualitas pengajaran. "Kami ingin para guru tidak hanya memahami metode ini, tetapi juga mampu mengimplementasikannya di kelas masing-masing," tambahnya.

Kegiatan desiminasi ini direncanakan berlangsung selama empat hari, dari tanggal 7 hingga 10 Oktober 2024. Pemateri dalam kegiatan ini adalah Asih Kurniasari dan tim, yang merupakan guru Matematika dari MTsN 1 Tanggamus. Mereka akan memberikan pelatihan intensif mengenai teknik-teknik pengajaran matematika dengan menggunakan metode GASING, yang dikembangkan oleh Prof. Yohanes Surya. "Kami percaya bahwa metode ini akan membantu siswa dalam memahami matematika dengan cara yang lebih menyenangkan," jelas Sukmaidi.

Salah satu peserta dari MTs Nurul Hidayah Kacapura, Sugiman, menyatakan antusiasmenya terhadap pelatihan ini. "Saya sangat berharap metode GASING dapat memperkaya metode pengajaran saya dan membuat siswa lebih aktif dalam belajar matematika," ujarnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat menciptakan generasi siswa yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki kemampuan berhitung yang kuat. "Kami ingin agar setelah kegiatan ini, para guru dapat melahirkan siswa-siswa yang unggul dalam bidang matematika dan siap menghadapi tantangan di masa depan," pungkas Sukmaidi. (In/ Mela Basyar)