Way Kanan, MAN 1 (Humas). MAN 1 Way Kanan menutup rangkaian Upacara Hari Guru Nasional (HGN) 2025 dengan kegiatan pemotongan tumpeng sebagai bentuk syukur dan penghormatan kepada guru. Kegiatan ini berlangsung di lapangan utama madrasah dan dihadiri oleh seluruh guru, tenaga kependidikan, serta siswa. Tradisi pemotongan tumpeng ini menjadi simbol apresiasi sekaligus refleksi terhadap jasa dan dedikasi para pendidik dalam membentuk karakter dan kompetensi generasi penerus bangsa.
Kepala MAN 1 Way Kanan, Ahmad Zazili, memimpin langsung pemotongan tumpeng dan menyerahkan potongan pertama kepada Kepala TU MAN 1 Way Kanan. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa kegiatan ini tidak hanya bersifat simbolis, tetapi juga sebagai wujud kebersamaan dan rasa syukur seluruh civitas madrasah atas peran guru dalam pendidikan. Ahmad Zazili mengajak seluruh peserta untuk terus menghargai guru dan meneladani nilai-nilai profesionalisme, dedikasi, dan ketulusan dalam mengajar.
Selain simbol penghormatan, pemotongan tumpeng juga diisi dengan momen kebersamaan, di mana guru, siswa, dan tenaga kependidikan saling berbagi potongan tumpeng. Suasana penuh kehangatan ini menjadi ajang mempererat silaturahmi antarwarga madrasah dan menumbuhkan rasa kekeluargaan. Para siswa terlihat antusias mengikuti prosesi, menunjukkan bahwa kegiatan tradisional dapat menjadi media edukatif yang menanamkan nilai-nilai budaya dan kebersamaan.
Kegiatan pemotongan tumpeng ini diharapkan menjadi tradisi positif di MAN 1 Way Kanan yang memperkuat budaya penghargaan terhadap guru. Dengan mengakhiri rangkaian HGN melalui kegiatan yang penuh simbol dan makna, madrasah menunjukkan bahwa penghargaan terhadap pendidik tidak hanya dilakukan melalui upacara formal, tetapi juga melalui kegiatan yang menguatkan nilai kebersamaan, syukur, dan kepedulian antarwarga madrasah. Tradisi ini sekaligus menjadi sarana refleksi untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di lingkungan madrasah. (Joe)
Editor: Fadilah
