Lampung, Kemenag (Humas) — Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Kepolisian Daerah (Polda) Lampung terkait seleksi penerimaan calon Pegawai Negeri pada Polri. Penandatanganan ini berlangsung di Siger Lounge Polda Lampung, Kamis (30/1/2025).
Kombes Pol Adi Ferdinan Saputra menyampaikan bahwa penandatanganan MoU ini dilakukan untuk mendukung pelaksanaan seleksi penerimaan Calon Anggota Polri di lingkungan Polda Lampung. “Biro SDM Polda Lampung akan melaksanakan kegiatan penerimaan Pegawai Negeri pada Polri, dan MoU ini terkait dengan kegiatan tersebut,” ujarnya.
Lebih lanjut,
ia menjelaskan bahwa tujuan perjanjian kerja sama ini adalah untuk mewujudkan
penerimaan calon pegawai negeri pada Polri yang bersih, transparan, akuntabel,
dan humanis. Selain itu, perjanjian ini juga bertujuan untuk menghilangkan
praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme serta penyimpangan lain yang dapat
menurunkan citra Polri. “Kami berharap kerja sama ini mampu menciptakan seleksi
yang profesional dan memberikan yang terbaik kepada masyarakat dengan tetap
memperhatikan kode etik profesi serta ketentuan yang berlaku,” tambahnya.
Adapun ruang lingkup
perjanjian kerja sama ini meliputi empat poin utama: prinsip bantuan tenaga
ahli, penerapan bantuan tenaga ahli, tugas dan tanggung jawab tenaga ahli,
serta hak, kewajiban, dan larangan dalam pelaksanaan seleksi. “Kami memastikan
pelaksanaan kegiatan ini sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang
berlaku,” tutup Kombes Pol Adi Ferdinan.
Menanggapi
penandatanganan MoU tersebut, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi
Lampung, Puji Raharjo, menyatakan dukungannya terhadap kerja sama ini. “Melalui
perjanjian kerja sama ini, Kanwil Kemenag Lampung siap memberikan bantuan
tenaga ahli dalam seleksi penerimaan calon Pegawai Negeri pada Polri. Sebagai
instansi pemerintah, kami memiliki tanggung jawab untuk menyelenggarakan urusan
pemerintahan di bidang agama sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang
berlaku,” jelas Puji.
Puji Raharjo
juga menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas dan profesionalitas dalam
pelaksanaan kerja sama ini. “Kami berharap kolaborasi ini dapat memberikan
kontribusi positif dalam menciptakan sistem seleksi yang adil dan berkualitas
untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri,” pungkasnya. (Humas)