Search

Pengajian Bulanan Kemenag Lampung Tengah: Dari Salat Berkualitas Lahir Integritas ASN

pengajian-bulanan-kemenag-lampung-tengah-dari-salat-berkualitas-lahir-integritas-asn
Fotografer: Humas Kanwil

Lampung Tengah, Kemenag (Humas) — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Tengah kembali menggelar pengajian bulanan sebagai bagian dari pembinaan spiritual aparatur sipil negara (ASN), yang dilaksanakan di Masjid Al Ikhlas, Senin (2/2/2026). Kegiatan ini menjadi ruang penguatan rohani sekaligus refleksi nilai keagamaan dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan publik.

Pengajian diawali dengan laporan Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam, H. Ahmat Tajudin, S.Ag., M.Pd.I., yang mewakili Kepala Kantor Kemenag Lampung Tengah. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa peringatan nilai Isra’ Mi’raj tidak berhenti pada seremoni, melainkan harus terwujud nyata dalam etos kerja ASN Kementerian Agama.


Menurutnya, nilai Isra’ Mi’raj harus tercermin dalam pelayanan publik yang berkualitas, penguatan ajaran agama yang moderat, pengelolaan anggaran yang amanah, serta kedisiplinan dan akuntabilitas dalam bekerja demi kemaslahatan umat dan bangsa.

“Sebagai ASN Kemenag, kita memikul tanggung jawab moral dan spiritual. Setiap tugas yang kita jalankan bukan hanya kewajiban kedinasan, tetapi juga bentuk pengabdian kepada umat dan bangsa,” ujarnya.

Ceramah inti disampaikan oleh H. Aceng Nurdin, S.Ag., M.H., Penghulu KUA Kecamatan Seputih Agung. Dalam tausiyahnya, ia mengulas makna QS. Al-Kautsar ayat 1 yang menegaskan bahwa Allah SWT telah menganugerahkan nikmat yang sangat besar kepada hamba-Nya.

Ia menjelaskan, nikmat tersebut tidak hanya berupa karunia di akhirat, tetapi juga nikmat di dunia, termasuk amanah dan kehormatan sebagai ASN Kementerian Agama. Profesi ini, menurutnya, adalah bentuk kepercayaan Allah dan negara untuk melayani umat serta menjaga nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.


Mengutip penjelasan para ulama tafsir, ia menekankan bahwa syukur atas nikmat tidak cukup diucapkan dengan lisan, melainkan harus dibuktikan melalui ibadah, terutama salat. Bahkan, kualitas syukur seseorang dapat diukur dari kualitas salatnya ketepatan waktu, kekhusyukan, dan kesadaran dalam menjalankannya.

“Oleh karena itu, peningkatan kualitas salat menjadi fondasi utama dalam menjaga integritas, kejujuran, dan tanggung jawab dalam bekerja. Nikmat besar harus dibalas dengan ibadah yang berkualitas dan pengabdian yang amanah,” pesannya.

Melalui pengajian bulanan ini, Kemenag Lampung Tengah menegaskan bahwa pembinaan spiritual menjadi bagian penting dalam membangun karakter ASN yang profesional, berintegritas, serta menjadikan setiap aktivitas kerja bernilai ibadah di sisi Allah SWT. (Ria/Mela Basyar)


Editor: Humas Kanwil
Copyright : Datin Kanwil