Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Pengajian Rutin Kemenag Lampung Tengah Perkuat Spiritualitas ASN dan Peran Penyuluh Agama

Senin, 27 Juli 2026 Humas Lampung Tengah Editor: Aziz
Pengajian Rutin Kemenag Lampung Tengah Perkuat Spiritualitas ASN dan Peran Penyuluh Agama
Humas Lampung Tengah
Humas Lampung Tengah
Foto: Humas Lampung Tengah

Lampung Tengah, Kemenag (Humas) — Penguatan nilai spiritual menjadi bagian penting dalam membangun budaya kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) yang profesional dan berintegritas. Berangkat dari semangat tersebut, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Tengah kembali menggelar Pengajian Rutin Pegawai di Masjid Nurul Ikhlas Kemenag Lampung Tengah, Senin (27/7/2026). Kegiatan diikuti oleh Kepala Subbagian Tata Usaha, para Kepala Seksi dan Penyelenggara, Pokjawas, Pokjaluh, Penyuluh Agama Islam, JFU, JFT, serta seluruh ASN di lingkungan Kemenag Lampung Tengah.

Sebelum tausiah dimulai, Kepala Subbagian Tata Usaha Kemenag Lampung Tengah, H. Khairil Anwar Pohan, S.Ag., M.AP., menyampaikan arahan mengenai pentingnya menjadikan pengajian rutin sebagai sarana memperkuat keimanan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, pembinaan rohani harus berjalan beriringan dengan pelaksanaan tugas kedinasan agar setiap ASN mampu menghadirkan pelayanan yang tidak hanya profesional, tetapi juga dilandasi nilai-nilai keagamaan. Ia juga menekankan bahwa penyuluh agama memiliki peran strategis sebagai ujung tombak Kementerian Agama dalam memberikan pembinaan dan edukasi keagamaan kepada masyarakat, sehingga kompetensi, keteladanan, dan semangat pengabdian harus terus dijaga.

"Pengajian rutin ini bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi ruang untuk memperkuat karakter ASN. Penyuluh agama juga memiliki tanggung jawab besar sebagai penyambung pesan-pesan keagamaan kepada masyarakat, sehingga harus terus meningkatkan kapasitas dan menjadi teladan dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.

Tausiah pada kesempatan tersebut disampaikan oleh Hj. Khoirul Bariyah, M.H., Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Trimurjo, yang mengangkat tema keteladanan perempuan dalam Al-Qur'an melalui tafsir Surat At-Tahrim ayat 10, 11, dan 12.

Dalam pemaparannya, Hj. Khoirul Bariyah menjelaskan bahwa ketiga ayat tersebut menghadirkan pelajaran berharga tentang pilihan hidup dan kualitas keimanan seseorang. Istri Nabi Nuh dan istri Nabi Luth dijadikan contoh bahwa kedekatan dengan orang saleh tidak menjamin keselamatan apabila tidak disertai keimanan yang kokoh. Sebaliknya, Asiyah, istri Fir'aun, menjadi teladan keteguhan iman meski hidup di tengah kekuasaan yang zalim, sementara Maryam binti Imran menjadi simbol kesucian, ketaatan, dan kemuliaan karena senantiasa menjaga kehormatan serta keimanannya kepada Allah SWT.

Ia mengajak seluruh peserta untuk mengambil hikmah bahwa kemuliaan seseorang tidak ditentukan oleh status, keluarga, maupun lingkungan, melainkan oleh kualitas iman, ketakwaan, dan keteguhan dalam menjalankan ajaran agama.

Para peserta mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai sebagai bagian dari pembinaan mental dan spiritual yang secara konsisten dilaksanakan Kementerian Agama Kabupaten Lampung Tengah. Melalui forum ini, diharapkan nilai-nilai Al-Qur'an tidak hanya dipahami sebagai materi kajian, tetapi juga menjadi landasan dalam membangun etos kerja, memperkuat integritas, serta meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan kepada masyarakat.