TANGGAMUS KEMENAG (Humas) -- Kementerian Agama Kabupaten
Tanggamus menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan ekonomi umat
melalui partisipasi aktif dalam kegiatan seminar pengembangan Usaha Mikro Kecil
Menengah (UMKM) yang digelar di Aula Islamic Centre Kota Agung, Selasa (28/10/2025).
Dalam kegiatan tersebut, Sephia Aruma Mutiara, selaku Pengawas
Jaminan Produk Halal Ahli Pertama, hadir sebagai narasumber.
Penugasan ini berdasarkan Surat Tugas Nomor B-282/Kk.08.06.1a/10/2025 yang ditandatangani Kepala Kantor Kemenag Tanggamus, Mahmudin Aris Rayusman, pada 27 Oktober 2025. Kegiatan tersebut menjadi ajang strategis bagi Kemenag untuk memperkuat pemahaman pelaku UMKM terkait pentingnya sertifikasi halal dalam meningkatkan daya saing produk di pasar lokal maupun nasional.
Dalam paparannya, Sephia menekankan bahwa jaminan produk
halal bukan sekadar pemenuhan kewajiban administratif, melainkan juga bentuk
tanggung jawab moral dan nilai tambah ekonomi. “Sertifikasi halal menjadi
bagian dari identitas produk yang menjunjung integritas dan kepercayaan
konsumen,” ujarnya di hadapan peserta seminar.
Acara yang juga dihadiri oleh perwakilan Pemerintah
Kabupaten Tanggamus dan Kejaksaan Negeri Tanggamus ini mengusung tema
pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui sinergi lintas sektor. Kegiatan
tersebut turut menghadirkan pendamping produk halal Kemenag Tanggamus yang
mendampingi langsung pelaku usaha dalam proses pendaftaran sertifikasi halal.
Kemenag Tanggamus melalui Bidang Bimas Islam dan Pengawasan
Jaminan Produk Halal terus berupaya memperluas literasi halal di kalangan
pelaku usaha mikro. Pendekatan edukatif dan kolaboratif ini diharapkan dapat
mempercepat realisasi target pemerintah dalam memperluas cakupan produk
bersertifikat halal di daerah.
Melalui keikutsertaan sebagai narasumber, Kemenag Tanggamus tidak hanya hadir sebagai instansi pembina keagamaan, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam pembangunan ekonomi berbasis nilai keislaman. Kehadiran pengawas halal dalam forum UMKM menjadi bukti nyata bahwa keberhasilan ekonomi umat dapat berjalan seiring dengan kepatuhan syariah dan peningkatan kualitas produk lokal. (Frans/Mela Basyar)
