Tanggamus Kemenag (Humas) -
Pengawas Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanggamus, Dr. Hj.
Sundusiah, S.Pd.I., M.Pd.I., berpartisipasi dalam workshop pertukaran gagasan
terkait program Partnership For Education (EGP) di Provinsi Lampung. Workshop
ini bertujuan untuk memberikan informasi lebih mendalam mengenai program Global
Partnership for Education (GPE) dan memungkinkan pertukaran gagasan serta
pengetahuan mengenai kondisi pendidikan di lingkungan setempat. Langkah ini
diambil sebagai upaya awal untuk evaluasi dan pengembangan strategi perbaikan
dari bawah.
Dalam workshop ini, para peserta
didorong untuk berbagi pengalaman dan ide-ide inovatif yang dapat diterapkan di
wilayah masing-masing. Fokus utama adalah menemukan solusi konkret untuk
tantangan yang dihadapi oleh sektor pendidikan di Kabupaten Tanggamus dan
sekitarnya.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh
Kasi Penmad H. Musannip, S.Ag., M.Pd.I., Kasi Madrasah, serta segenap peserta
undangan lainnya. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh dan komitmen
terhadap upaya peningkatan kualitas pendidikan di daerah tersebut.
Dr. Hj. Sundusiah menyatakan
bahwa workshop ini sangat bermanfaat dalam membuka wawasan baru dan memperoleh
inspirasi untuk perbaikan sistem pendidikan. "Dengan adanya pertukaran
gagasan ini, kami dapat mengevaluasi kondisi pendidikan di Tanggamus dan
mengembangkan strategi yang lebih efektif dan sesuai kebutuhan lokal,"
ujarnya.
Sementara itu, Kasi Penmad H.
Musannip menambahkan bahwa kolaborasi dan diskusi dalam workshop ini diharapkan
dapat menghasilkan ide-ide baru yang dapat diterapkan untuk meningkatkan
kualitas pendidikan. "Kami berharap dari workshop ini, muncul strategi-strategi
yang dapat diimplementasikan untuk mendukung kemajuan pendidikan di Kabupaten
Tanggamus," katanya.
Workshop ini menjadi langkah awal
yang penting untuk mencapai tujuan bersama dalam meningkatkan mutu pendidikan.
Dengan adanya pertukaran gagasan dan pengetahuan, diharapkan dapat tercipta
inovasi dan strategi yang efektif untuk mengatasi berbagai tantangan yang ada. (Frans/Mela Basyar)