Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Penghulu KUA Baradatu Pesan Mendalam Tentang Keutuhan Rumah Tangga

Selasa, 05 Agustus 2025 Humas Way Kanan
Penghulu KUA Baradatu Pesan Mendalam Tentang Keutuhan Rumah Tangga
Humas Way Kanan
Humas Way Kanan

Way Kanan, KUA Baradatu (Humas) - - Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Baradatu, Kabupaten Way Kanan, terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakatnya. Dua penghulu KUA Baradatu, Abu Sujak dan H.Taufik Rachman, melaksanakan tugas pencatatan nikah di dua Kampung berbeda, yaitu Kampung Taman Asri dan Kampung Setia Negara. Selasa, 05 Agustus 2025.

Kedua prosesi pernikahan ini berjalan khidmat dan penuh makna, dihadiri keluarga dan masyarakat setempat. Keduanya tidak hanya memimpin akad, tetapi juga menyampaikan khutbah nikah yang sarat nasihat dan nilai-nilai kehidupan rumah tangga. Dalam khutbah tersebut, para penghulu menekankan pentingnya menjaga keutuhan pernikahan, serta menjadikan pernikahan ini sebagai pernikahan pertama dan terakhir sepanjang hidup.

“Pernikahan bukan sekadar menyatukan dua insan, tetapi menyatukan dua keluarga, dua cara pandang, dan dua hati untuk tujuan yang sama: membangun rumah tangga yang sakinah, mawaddah wa rahmah,” ujar Kepala dalam khutbahnya seraya mengingatkan pentingnya komunikasi, saling memahami, serta saling memaafkan, sebagai tiga pilar utama dalam menjaga keharmonisan rumah tangga.

Tak hanya itu, dirinya memastikan bahwa pihaknya akan memberikan pelayanan terbaik dan penuh tanggung jawab.

"Kami memastikan bahwa setiap prosesi pernikahan, baik yang dilaksanakan di kantor maupun di luar kantor, dilakukan dengan penuh tanggung jawab dan pembinaan spiritual. Dengan dedikasi dan semangat pelayanan yang tinggi inilah komitmen kami untuk menjadi garda terdepan dalam pembinaan kehidupan keagamaan dan keluarga sakinah,"tegasnya.

Sementara, H. Taufik Rachman, yang juga melakukan pencatatan nikah di Kampung Setia Negara menyampaikan bahwa setiap pasangan harus berkomitmen untuk menjaga kesetiaan dan menjadikan pernikahan sebagai ikatan suci yang tidak mudah diputuskan.

“Jangan jadikan pernikahan sebagai sesuatu yang mudah diakhiri saat menghadapi masalah. Jadikan pernikahan ini sebagai satu-satunya, yang pertama dan terakhir. Hadapi ujian hidup bersama, dan jangan menyerah pada perbedaan,” pesannya. (Arini/Oksi/Dhany)


Editor : Fadilah