Way Kanan, KUA Gunung Labuhan (Humas) - - Menjelang pelaksanaan akad nikah, pasangan calon pengantin asal Kecamatan Gunung Labuhan, Diki Ferian (22) dan Dinda Ayu (19), mengikuti bimbingan perkawinan (Binwin) yang diberikan langsung oleh Penghulu KUA Gunung Labuhan, Agus Khafi Yazid. Rabu, 04 Maret 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Urusan
Agama (KUA) ini bertujuan untuk membekali kedua mempelai dengan ilmu membangun
rumah tangga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah.
Sepasang catin ini tampak antusias mengikuti
rangkaian bimbingan. Diketahui keduanya akan melangsungkan pernikahan dalam
waktu dekat di kediaman mempelai wanita, yakni di Kampung Negeri Sungkai.
Dalam kesempatan tersebut, Penghulu Agus Khafi
Yazid menyampaikan empat nasihat fundamental yang harus dipegang teguh oleh
kedua calon pengantin. Materi ini disampaikan dengan pendekatan humanis dan
religius agar mudah dipahami oleh pasangan muda.
"Pertama, niatkan pernikahan semata-mata
karena ibadah kepada Allah SWT dan mengikuti sunnah Rasul. Kedua, tanamkan rasa
saling pengertian dan kesabaran, karena pernikahan adalah perjalanan panjang
yang penuh dinamika. Ketiga, jaga komunikasi yang baik, selesaikan setiap
perbedaan dengan kepala dingin. Dan yang keempat, selalu tanamkan sikap saling
percaya dan bertanggung jawab dalam menjalankan peran masing-masing sebagai
suami istri," urai Agus Khafi Yazid di hadapan kedua calon pengantin.
Materi bimbingan juga mencakup hak dan
kewajiban suami istri, manajemen konflik rumah tangga, serta pentingnya
membangun keluarga yang harmonis dan berkualitas.
Usai menerima bimbingan, Diki Ferian, calon
suami, memberikan tanggapannya. Ia merasa sangat terbantu dengan
nasihat-nasihat yang diberikan oleh penghulu.
"Saya sangat bersyukur mendapatkan
bimbingan ini. Banyak ilmu yang tadinya kami tidak tahu, sekarang jadi paham.
Terutama nasihat tentang pentingnya kesabaran dan komunikasi. Saya dan Dinda
akan berusaha mengamalkan pesan-pesan dari Pak Penghulu agar pernikahan kami
nanti langgeng dan diberkahi Allah SWT," ujar Diki dengan penuh semangat.
Dengan telah dilaksanakannya bimbingan perkawinan ini, diharapkan Diki dan Dinda dapat memasuki gerbang pernikahan dengan persiapan mental dan spiritual yang matang, sehingga mampu mewujudkan keluarga yang harmonis sesuai tuntunan agama. (Humas)
Editor : Anggithya