Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

KUA

Penghulu KUA Gunung Labuhan Bekali Calon Pengantin dengan Empat Nasihat Pernikahan

Kamis, 05 Maret 2026 Humas Way Kanan
Penghulu KUA Gunung Labuhan Bekali Calon Pengantin dengan Empat Nasihat Pernikahan
Humas Way Kanan
Humas Way Kanan

Way Kanan, KUA Gunung Labuhan (Humas) - - Menjelang pelaksanaan akad nikah, pasangan calon pengantin asal Kecamatan Gunung Labuhan, Diki Ferian (22) dan Dinda Ayu (19), mengikuti bimbingan perkawinan (Binwin) yang diberikan langsung oleh Penghulu KUA Gunung Labuhan, Agus Khafi Yazid. Rabu, 04 Maret 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Urusan Agama (KUA) ini bertujuan untuk membekali kedua mempelai dengan ilmu membangun rumah tangga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah.

Sepasang catin ini tampak antusias mengikuti rangkaian bimbingan. Diketahui keduanya akan melangsungkan pernikahan dalam waktu dekat di kediaman mempelai wanita, yakni di Kampung Negeri Sungkai.

Dalam kesempatan tersebut, Penghulu Agus Khafi Yazid menyampaikan empat nasihat fundamental yang harus dipegang teguh oleh kedua calon pengantin. Materi ini disampaikan dengan pendekatan humanis dan religius agar mudah dipahami oleh pasangan muda.

"Pertama, niatkan pernikahan semata-mata karena ibadah kepada Allah SWT dan mengikuti sunnah Rasul. Kedua, tanamkan rasa saling pengertian dan kesabaran, karena pernikahan adalah perjalanan panjang yang penuh dinamika. Ketiga, jaga komunikasi yang baik, selesaikan setiap perbedaan dengan kepala dingin. Dan yang keempat, selalu tanamkan sikap saling percaya dan bertanggung jawab dalam menjalankan peran masing-masing sebagai suami istri," urai Agus Khafi Yazid di hadapan kedua calon pengantin.

Materi bimbingan juga mencakup hak dan kewajiban suami istri, manajemen konflik rumah tangga, serta pentingnya membangun keluarga yang harmonis dan berkualitas.

Usai menerima bimbingan, Diki Ferian, calon suami, memberikan tanggapannya. Ia merasa sangat terbantu dengan nasihat-nasihat yang diberikan oleh penghulu.

"Saya sangat bersyukur mendapatkan bimbingan ini. Banyak ilmu yang tadinya kami tidak tahu, sekarang jadi paham. Terutama nasihat tentang pentingnya kesabaran dan komunikasi. Saya dan Dinda akan berusaha mengamalkan pesan-pesan dari Pak Penghulu agar pernikahan kami nanti langgeng dan diberkahi Allah SWT," ujar Diki dengan penuh semangat.

Dengan telah dilaksanakannya bimbingan perkawinan ini, diharapkan Diki dan Dinda dapat memasuki gerbang pernikahan dengan persiapan mental dan spiritual yang matang, sehingga mampu mewujudkan keluarga yang harmonis sesuai tuntunan agama. (Humas)


Penulis  :  Yanto/Asep

Editor     : Anggithya