Way Kanan, MAN 1 (Humas) --- Kepala MAN 1 Way Kanan, Ahmad Zazili, memimpin apel pagi di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Way Kanan dengan mengusung tema “Meningkatkan Disiplin dan Integritas ASN Kemenag di Era Digital”. Kegiatan tersebut diikuti oleh para aparatur sipil negara dan pegawai di lingkungan Kementerian Agama sebagai bagian dari upaya memperkuat profesionalisme dan kualitas pelayanan publik. Dalam amanatnya, Ahmad Zazili menegaskan bahwa apel pagi tidak hanya menjadi rutinitas seremonial, tetapi juga sarana membangun semangat kerja, kedisiplinan, dan tanggung jawab ASN dalam menjalankan amanah negara, Senin (25/5/2026).
Pada kesempatan tersebut, Ahmad Zazili mengajak seluruh ASN untuk terus meningkatkan disiplin dalam berbagai aspek pekerjaan, baik disiplin waktu, disiplin administrasi, maupun kepatuhan terhadap aturan yang berlaku. Menurutnya, disiplin merupakan fondasi utama dalam menciptakan kinerja yang efektif, produktif, dan profesional. “Kedisiplinan adalah cerminan integritas seorang ASN. Ketika disiplin sudah menjadi budaya kerja, maka pelayanan kepada masyarakat akan berjalan lebih optimal, cepat, dan berkualitas,” ujarnya di hadapan peserta apel. Ia juga menekankan bahwa ASN harus mampu menjadi teladan dalam memberikan pelayanan yang humanis dan bertanggung jawab kepada masyarakat.
Selain menyoroti pentingnya disiplin, Ahmad Zazili juga mengingatkan seluruh ASN agar senantiasa menjaga integritas dalam menjalankan tugas. Ia menegaskan bahwa pegawai Kementerian Agama membawa nama baik institusi yang memiliki peran penting dalam menjaga kehidupan beragama dan kerukunan umat. Oleh sebab itu, nilai-nilai kejujuran, amanah, dan tanggung jawab harus menjadi prinsip utama dalam bekerja. “Sebagai ASN Kementerian Agama, kita harus menjaga kepercayaan masyarakat dengan bekerja secara jujur, transparan, dan bebas dari praktik pungutan liar maupun penyalahgunaan wewenang,” tegasnya. Menurutnya, integritas yang kuat akan menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan meningkatkan citra positif lembaga di tengah masyarakat.
Di era transformasi digital saat ini, Ahmad Zazili juga mendorong seluruh pegawai agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dalam mendukung pelayanan publik. Pemanfaatan sistem digital seperti SIASN, e-Kinerja, dan layanan berbasis online dinilai dapat meningkatkan efektivitas serta efisiensi kerja ASN. Ia berharap seluruh pegawai mampu memanfaatkan teknologi secara maksimal agar pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih cepat, akurat, dan transparan. Di akhir amanatnya, Ahmad Zazili mengajak seluruh ASN untuk menjaga kekompakan dan memperkuat semangat moderasi beragama. “Kementerian Agama adalah rumah besar bagi keberagaman. Perbedaan harus menjadi kekuatan untuk mempererat persatuan dan menjaga kerukunan di tengah masyarakat,” pungkasnya. (JoniskA)
