Lampung Tengah, Kemenag (Humas) — Upaya membangun ketahanan masyarakat terhadap ancaman penyalahgunaan narkotika terus digencarkan melalui pendekatan keagamaan. Dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2026, Tim Penyelenggara Katolik Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Tengah melaksanakan anjangsana dan sosialisasi di Stasi St. Mikael Poncowati, Kamis (16/7/2026), sebagai bagian dari penguatan peran rumah ibadah dalam menumbuhkan budaya hidup sehat dan bebas narkoba.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Tim Penyelenggara Katolik Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Tengah, Ketua Stasi St. Mikael Poncowati Filipus Hadi Suparman, serta Sr. Jaqueline, HK. Pertemuan ini menjadi wadah mempererat sinergi antara Kementerian Agama dan Gereja Katolik dalam mengedukasi umat mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat mengambil bagian dalam upaya pencegahannya.
Dalam sosialisasi, Tim Penyelenggara Katolik menekankan bahwa penyalahgunaan narkotika merupakan ancaman nyata yang dapat merusak masa depan generasi bangsa. Oleh karena itu, keluarga, tokoh agama, dan lingkungan sekitar memiliki tanggung jawab bersama untuk menanamkan nilai-nilai kehidupan yang positif, memperkuat karakter, serta membimbing generasi muda agar tidak terjerumus ke dalam penyalahgunaan narkoba.
Sebagai bentuk dukungan terhadap kampanye Hari Anti Narkotika Internasional Tahun 2026, kegiatan dilanjutkan dengan pemasangan banner anti narkotika di lingkungan Stasi St. Mikael Poncowati. Banner tersebut menjadi media pengingat sekaligus ajakan kepada umat untuk terus menjaga komitmen dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba.
Melalui kegiatan ini, Penyelenggara Katolik Kementerian Agama Kabupaten Lampung Tengah berharap pesan tentang bahaya narkotika tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata, tetapi mampu diteruskan dalam kehidupan sehari-hari melalui peran aktif keluarga, gereja, dan masyarakat. Dengan semangat kolaborasi, diharapkan semakin banyak lingkungan keagamaan yang menjadi pelopor dalam membangun generasi yang sehat, berkarakter, dan terbebas dari ancaman narkotika.