Way Kanan, KUA Gunung Labuhan (Humas) - - Euforia peringatan kemerdekaan Republik Indonesia masih terasa di berbagai pelosok negeri. Tak terkecuali di Kampung Way Tuba, Kecamatan Gunung Labuhan, yang menggelar acara istimewa berupa Sholawat Akbar dan do'a bersama. Sabtu, 23 Agustus 2025.
Acara ini tak hanya bertujuan untuk
mempererat tali silaturahmi, tetapi juga menjadi momen refleksi dan rasa syukur
atas nikmat kemerdekaan.Kemeriahan acara semakin terasa dengan kehadiran ustadz
kondang, Ibrahim Al-Banjari, sebagai penceramah.
Dengan gaya penyampaiannya yang
khas, Ustadz Ibrahim mengajak seluruh jamaah untuk merenungkan makna
kemerdekaan sejati, yaitu bebas dari belenggu kebodohan dan kemiskinan
spiritual.
"Kemerdekaan bukan hanya
tentang lepas dari penjajah, tapi juga tentang bagaimana kita mengisi
kemerdekaan itu dengan hal-hal positif, salah satunya dengan mendekatkan diri
kepada Allah SWT," ujar Ketua PD Ipari Lampung Utara ini.
Acara yang dipadati oleh warga
setempat ini juga dihadiri oleh perwakilan dari instansi pemerintah. Penyuluh
Agama Islam Kecamatan Gunung Labuhan, Khaeirul Huda Abm dan Sigit Wibowo
mewakili kepala KUA Ardores.
Kehadiran mereka menunjukkan
dukungan penuh terhadap kegiatan keagamaan yang menjadi bagian tak terpisahkan
dari kehidupan masyarakat.
"zikir dan do'a adalah sebagai
sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Oleh sebab itu teruslah menjaga
persatuan dan kerukunan antar warga, demi terciptanya kehidupan yang damai dan
harmonis," ujar Khaeirul Huda didampingi rekan penyuluhnya Sigit Wibowo.
Sementara, Kepala Kampung Way Tuba,
Rusman, berharap dapat terus menjaga semangat persatuan dan kesatuan, sekaligus
mendoakan agar bangsa Indonesia selalu dalam lindungan-Nya.
"Sholawat Akbar dan do'a bersama ini menjadi penutup rangkaian perayaan 17 Agustus yang penuh makna di Kampung Way Tuba," pungkasnya. (Oksi/Asep)
