Way Kanan, KUA Buay Bahuga (Humas) — Enam Penyuluh Agama Islam dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Buay Bahuga, Eko Suryanto, Taufik, Binti Syafaati, Sriwatin Hidayati, Mujiono dan M. Malik terus menjalankan tugas pembinaan umat melalui kegiatan bimbingan penyuluhan pada Majelis Taklim di wilayah binaannya masing-masing, Jum’at (25/07/2025). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi keagamaan dan memperkuat pemahaman masyarakat terhadap ajaran Islam.
Bertempat di Majelis Taklim Miftahul Huda yang berada di
kampong Suka Dana, Eko Suryanto mengangkat tema Fadhilah Wudhu, Taufik
bertempat di Majlis Ta'lim Baitussalam dan MT. Nur Azkiya yang berada di
kampong Suka Bumi mengangkat tema Membangun Kehidupan Dengan Moral Agama, Binti
Syafaati bertempat di majlisMT. Lil Muttaqin yang berada di kampong Suka Agung
mengankat tema Masa Iddah Seorang Wanita, Sriwatin Hidayati bertempat di MT.Awalul
Muttaqin yang berada di kampong Punjul Agung mengangkat tema Keutamaam
Bermajlis Ta'lim, Mujiono, bertempat di MT. Al Hidayah kampong Sritunggal,
Mensosialisasikan tentang Peraturan perundang-undangan tentang perkawinan.
Sedangkan M.Malik bertempat di kampong Lebung Lawe. Kegiatan diikuti oleh
puluhan ibu-ibu anggota majelis taklim yang tampak antusias mengikuti setiap
materi yang disampaikan.
Kegiatan bimbingan penyuluhan ini juga diadakan sesi tanya
jawab serta diskusi mengenai
permasalahan keagamaan yang dihadapi oleh jamaah dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala KUA Kecamatan Buay Bahuga, H. Hendera, pada pertemuan di Kantor KUA Buay Bahuga menyampaikan apresiasi atas peran aktif para penyuluh dalam menjangkau lapisan masyarakat. “Kami terus mendukung kegiatan penyuluhan ini agar masyarakat semakin tercerahkan dalam memahami ajaran Islam secara utuh dan tidak terjebak pada pemahaman yang sempit,” ungkapnya.
Dengan konsistenya kegiatan ini, diharapkan semua Majelis Taklim yang ada di Kecamatan Buay Bahuga dapat menjadi pusat pembelajaran dan pembinaan umat yang berkelanjutan, sehingga tercipta masyarakat yang religius, damai, dan harmonis. (Taufik/Fitria)
