Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Penyuluh Agama Islam Pesawaran Dibekali Teknik Pengukuran Arah Kiblat Dukung Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat

Senin, 06 Juli 2026 Humas Pesawaran Editor: Kevin
Penyuluh Agama Islam Pesawaran Dibekali Teknik Pengukuran Arah Kiblat Dukung Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat
Humas Pesawaran
Humas Pesawaran
Foto: Sinta Kustiani,S.I.Kom., M.Sos

Pesawaran (Humas) – Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesawaran, Saiful Anwar, memberikan edukasi mengenai tata cara pengukuran arah kiblat kepada penyuluh agama Islam se-Kabupaten Pesawaran pada Senin (06/07/2026) di halaman Masjid Al Ikhlas Kemenag Pesawaran.

Kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan pelaksanaan program Indonesia Berkiblat: Gerakan Nasional 1.448K Rashdul Kiblat, yang mengajak masyarakat memanfaatkan fenomena Rashdul Kiblat untuk memastikan arah kiblat dengan mudah dan akurat secara serentak pada 15 dan 16 Juli 2026 tepat pukul 16.27 WIB.

Saiful mempraktikkan teknik pengukuran arah kiblat menggunakan metode bayangan matahari. Ia menjelaskan bahwa masyarakat cukup menyiapkan beberapa alat sederhana, seperti tongkat atau benda yang benar-benar tegak lurus, benang yang diberi bandul sebagai lot, permukaan yang datar, jam yang telah disesuaikan dengan waktu resmi, serta alat tulis atau penanda untuk memberi tanda arah bayangan.

Adapun langkah pengukurannya dimulai dengan memilih lokasi yang terkena sinar matahari langsung, memasang tongkat atau bandul secara tegak lurus, kemudian mengamati bayangan yang terbentuk tepat pada waktu Rashdul Kiblat. Selanjutnya, garis ditarik dari ujung bayangan menuju pangkal tongkat atau titik jatuhnya tali bandul. Garis tersebut merupakan arah kiblat yang dapat dijadikan acuan.

Saiful juga mengimbau agar pengukuran tidak hanya dilakukan di rumah tinggal, tetapi juga di berbagai tempat yang memiliki fasilitas ibadah, seperti masjid, musala, madrasah, pondok pesantren, kantor, hotel, SPBU, serta fasilitas umum lainnya.

Melalui edukasi ini, diharapkan para penyuluh agama Islam mampu menyampaikan informasi secara tepat kepada masyarakat sehingga pelaksanaan Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat di Kabupaten Pesawaran dapat berjalan dengan baik dan semakin meningkatkan ketepatan arah kiblat di berbagai tempat ibadah maupun bangunan publik. (Sinta)