Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

KUA

Penyuluh Agama KUA Blambangan Umpu Hadiri Pengajian Isra Mi’raj di Kampung Umpu Bhakti

Minggu, 04 Januari 2026 Humas Way Kanan
Penyuluh Agama KUA Blambangan Umpu Hadiri Pengajian Isra Mi’raj di Kampung Umpu Bhakti
Humas Way Kanan
Humas Way Kanan

Way Kanan, KUA Blambangan Umpu (Humas) - - KUA Blambangan Umpu terus berkomitmen dalam penguatan pembinaan keagamaan masyarakat. Hal tersebut diwujudkan melalui kehadiran Penyuluh Agama Islam KUA Blambangan Umpu, Nurul Ayni dan Wahidah, dalam kegiatan pengajian Peringatan Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW bersama Majelis Taklim Al Muttaqin Kampung Umpu Bhakti, Minggu (4/1/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Masjid Al Muttaqin Dusun I Kampung Umpu Bhakti, Kecamatan Blambangan Umpu, Kabupaten Way Kanan ini diikuti oleh jamaah majelis taklim dan masyarakat sekitar dengan penuh khidmat.

Tausiyah disampaikan oleh Hj. Nur Aini dari Kotabumi dengan mengangkat tema “Tingkatkan Kualitas Sholat dan Pererat Ukhuwah Islamiyah.” Dalam penyampaiannya, penceramah menekankan pentingnya sholat sebagai ibadah utama yang menjadi tiang agama serta sarana pembentuk akhlak dan persatuan umat.

Penyuluh Agama Islam KUA Blambangan Umpu, Nurul Ayni, dalam keterangannya menyampaikan bahwa peringatan Isra Mi’raj merupakan momentum strategis untuk meningkatkan kesadaran umat dalam menjalankan ibadah sholat secara berkualitas.

“Isra Mi’raj mengajarkan kita tentang pentingnya sholat sebagai pondasi kehidupan seorang muslim.

Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap masyarakat tidak hanya menjaga sholat secara rutin, tetapi juga meningkatkan kualitasnya serta mempererat ukhuwah Islamiyah di lingkungan masing-masing,” ujar Nurul Ayni.

Ia juga menambahkan bahwa kehadiran penyuluh agama dalam kegiatan majelis taklim merupakan bagian dari tugas pembinaan dan pendampingan umat agar nilai-nilai moderasi beragama dan kerukunan sosial terus tumbuh di tengah masyarakat.

Kegiatan pengajian ini diharapkan dapat memberikan penguatan spiritual bagi jamaah serta menjadi sarana mempererat hubungan antara KUA, majelis taklim, dan masyarakat dalam membangun kehidupan beragama yang harmonis dan berkelanjutan.

(Ayni/Oksi/Fitria)

Editor: Fadilah