Way Kanan, KUA Negeri Besar (Humas) -- Upaya memperkuat peran keagamaan di tengah masyarakat terus dilakukan oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Negeri Besar. Salah satu langkah nyatanya adalah melalui kegiatan pembinaan rohani yang dilakukan secara langsung di tengah-tengah umat.
Pada Jumat
(1/8/2025), Penyuluh Agama Islam KUA Negeri Besar menyapa jamaah Majelis Taklim
Kampung Negeri Jaya dalam kegiatan pembinaan keagamaan yang berlangsung khidmat
dan penuh semangat kekeluargaan. Kegiatan ini menjadi bagian dari program rutin
KUA Negeri Besar dalam membina dan mendampingi umat di tingkat kampung melalui
pendekatan edukatif dan dialogis.
Mengusung tema
"Meningkatkan Keteladanan dan Kebersamaan dalam Menjalankan Ibadah",
para penyuluh mengajak jamaah untuk bersama-sama menumbuhkan semangat
beribadah, memperkuat keteladanan dalam kehidupan sehari-hari, serta menjaga
nilai-nilai ukhuwah islamiyah di tengah dinamika sosial yang semakin kompleks.
Dalam tausiyah yang
disampaikan, Penyuluh Agama Islam Feni Fitriasari menekankan pentingnya
menjadikan majelis taklim sebagai wadah pembinaan moral dan spiritual umat.
Menurutnya, majelis taklim tidak hanya berfungsi sebagai tempat belajar agama,
tetapi juga menjadi ruang dialog, berbagi pengalaman, serta mempererat tali
silaturahmi antarwarga.
"Kami hadir di
tengah masyarakat bukan semata-mata untuk menyampaikan materi keagamaan, tetapi
juga untuk mendengar, berdialog, dan memahami kebutuhan rohani umat. Kegiatan
ini menjadi wadah untuk memperkuat karakter masyarakat yang religius, toleran,
dan saling peduli," ujar Feni di hadapan para jamaah.
Ia juga mengingatkan
bahwa tantangan kehidupan beragama di era modern semakin beragam, baik dari
sisi budaya, teknologi, maupun perubahan sosial yang cepat. Oleh karena itu,
lanjut Feni, umat perlu terus dibimbing agar mampu mempertahankan nilai-nilai
keislaman yang moderat dan rahmatan lil alamin.
Kegiatan pembinaan
rohani ini mendapat sambutan hangat dari para jamaah yang hadir. Suasana
keakraban dan antusiasme tampak dalam sesi dialog dan tanya jawab, di mana para
peserta aktif menyampaikan pertanyaan serta berbagi pengalaman seputar
kehidupan keagamaan di lingkungan mereka.
Kepala KUA Kecamatan
Negeri Besar, melalui tim penyuluhnya, menyampaikan bahwa kegiatan serupa akan
terus digelar secara bergilir di kampung-kampung lain di wilayah Kecamatan
Negeri Besar. Program ini merupakan bagian dari komitmen KUA dalam memberikan
layanan keagamaan yang menjangkau langsung masyarakat akar rumput, sekaligus
memperkuat peran penyuluh agama sebagai mitra strategis dalam pembangunan
karakter bangsa.
"KUA tidak
hanya mengurusi administrasi keagamaan, tetapi juga memiliki tanggung jawab
moral untuk membina masyarakat secara berkelanjutan. Kami ingin kehadiran
penyuluh agama benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," ujar
salah satu perwakilan KUA usai kegiatan.
Dengan semangat kolaborasi dan pelayanan langsung ke masyarakat, kegiatan pembinaan rohani ini diharapkan mampu menjadi pemantik semangat baru dalam membumikan nilai-nilai keislaman yang damai, moderat, dan membangun peradaban yang lebih baik di tingkat local. (Tomy/Afril/Asep)
