Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Penyuluh Agama Serahkan Pohon Catin sebagai Simbol Cinta yang Tumbuh dan Menyejukkan

Senin, 20 Oktober 2025 Humas Way Kanan
Penyuluh Agama Serahkan Pohon Catin sebagai Simbol Cinta yang Tumbuh dan Menyejukkan
Humas Way Kanan
Humas Way Kanan

Way kanan, KUA Buay Bahuga (Humas) - - Dalam rangkaian kegiatan Bimbingan Calon Pengantin (Catin), Penyuluh Agama Islam Kecamatan Buay Bahuga, Sriwatin Hidayati, menyerahkan Pohon Catin kepada pasangan calon pengantin sebagai simbol cinta yang tumbuh, berakar kuat, dan memberi manfaat bagi lingkungan sekitar. Senin, (20/10/2025)

Kegiatan ini menjadi momen berkesan bagi para peserta bimbingan. Penyerahan pohon dilakukan setelah sesi materi tentang makna membangun keluarga sakinah, mawaddah, wa rahmah. “Pohon ini menjadi lambang bahwa pernikahan harus dirawat, disirami dengan kasih sayang, dan dijaga agar tumbuh kokoh seperti pohon yang berbuah kebaikan,” ujarnya

Selain sebagai simbol spiritual, program pohon catin juga mendukung gerakan Go Green Kementerian Agama yang mengajak masyarakat menjaga kelestarian lingkungan melalui kegiatan keagamaan. Kepala KUA Buay Bahuga, Hendera, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif para penyuluh. “Bimbingan catin tidak hanya membekali calon pengantin dengan ilmu, tapi juga menanamkan kesadaran menjaga alam sebagai bentuk ibadah,” ujarnya.

Para peserta bimbingan menyambut gembira kegiatan tersebut. Mereka berharap pohon yang diterima dapat menjadi pengingat untuk selalu menumbuhkan kasih sayang dan kesabaran dalam rumah tangga. “Insya Allah kami akan menanamnya di rumah sebagai tanda awal kehidupan baru kami,” ungkap salah satu calon pengantin dengan penuh haru.

Dengan kegiatan simbolis ini, KUA Buay Bahuga bersama para penyuluh agama berkomitmen menjadikan bimbingan catin tidak sekadar seremonial, tetapi juga sarana pembentukan keluarga tangguh dan peduli lingkungan. Semoga pohon-pohon yang ditanam menjadi saksi tumbuhnya keluarga sakinah mawaddah wa rahmah di masyarakat. (Taufik/Afril/Fitria)

Editor : Fadilah