Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

KUA

Perkuat Akuntabilitas dan Profesionalisme, Penyuluh KUA Bahuga Ikuti Sosialisasi e-PA Ditjen Bimas Islam

Rabu, 14 Januari 2026 Humas Way Kanan
Perkuat Akuntabilitas dan Profesionalisme, Penyuluh KUA Bahuga Ikuti Sosialisasi e-PA Ditjen Bimas Islam
Humas Way Kanan
Humas Way Kanan

Way Kanan, KUA Bahuga (Humas) - - Seluruh Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Bahuga mengikuti kegiatan Sosialisasi Aplikasi Elektronik Penyuluh Agama Islam (e-PA) yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Ditjen Bimas Islam) pada Rabu (14/01/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat tata kelola penyuluhan agama yang akuntabel, terukur, dan sejalan dengan kebijakan digitalisasi pelayanan publik.

Keikutsertaan secara menyeluruh ini menunjukkan komitmen institusi dalam meningkatkan kualitas kinerja penyuluh serta memastikan setiap kegiatan pembinaan keagamaan terdokumentasi dan dapat dipertanggungjawabkan.

Dalam sosialisasi tersebut, Ditjen Bimas Islam menegaskan bahwa aplikasi e-PA tidak hanya berfungsi sebagai sarana administrasi, tetapi juga sebagai instrumen pengendali mutu kinerja penyuluh. Melalui sistem ini, proses perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan kegiatan penyuluhan dapat dilakukan secara sistematis, transparan, dan berbasis data yang terverifikasi.

Seiring meningkatnya tuntutan publik terhadap layanan keagamaan yang profesional, e-PA dipandang sebagai solusi dalam mewujudkan pelayanan yang tertib dan akuntabel. Kinerja penyuluh tidak lagi hanya dinilai dari kehadiran di lapangan, tetapi juga dari kualitas pembinaan, kesinambungan program, serta dampak nyata yang dirasakan masyarakat.

“e-PA menjadi alat ukur yang objektif bagi kinerja penyuluh. Setiap kegiatan harus jelas perencanaannya, nyata pelaksanaannya, dan tertib pelaporannya,” ujar Lilis Suryani.

Ia menambahkan bahwa implementasi e-PA di KUA Bahuga diharapkan mampu menumbuhkan budaya kerja yang lebih profesional, adaptif, dan responsif terhadap perkembangan zaman. Transformasi digital ini, menurutnya, merupakan sarana untuk menghadirkan pelayanan keagamaan yang semakin berkualitas, humanis, dan berorientasi pada kemaslahatan umat. (Humas)

Penulis   :    Ali/Bukhori/Asep

Editor   :   Anggithya