Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Perkuat Inklusivitas, Ketua DWP Kemenag Pesawaran Dikukuhkan sebagai Bunda Inklusi

Rabu, 11 Februari 2026 Humas Pesawaran
Perkuat Inklusivitas, Ketua DWP Kemenag Pesawaran Dikukuhkan sebagai Bunda Inklusi
Humas Pesawaran
Humas Pesawaran

Pesawaran (Humas) — Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesawaran, Ny. Sumiyati Farid Wajedi, bersama 14 Ketua DWP Kementerian Agama Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung resmi dikukuhkan sebagai Bunda Inklusi. Pengukuhan tersebut dirangkai dengan Rapat Kerja Wilayah Kementerian Agama Propinsi Lampung dan ditandai dengan penyematan selempang oleh Ketua DWP Kanwil Kemenag Provinsi Lampung, Ny. Siti Aisyah Zulkarnain, pada Rabu (11/2/2026), bertempat di Swiss-Belhotel Bandar Lampung.

Penyematan Bunda Inklusi ini merupakan tindak lanjut dari penobatan Bunda Inklusi Provinsi Lampung yang sebelumnya disematkan kepada Ketua DWP Kanwil Kemenag Lampung oleh Penasihat DWP Kementerian Agama RI, Ny. Helmi Nasaruddin Umar, pada Desember tahun lalu.

Bunda Inklusi merupakan figur penggerak yang berperan dalam mengampanyekan nilai-nilai inklusivitas, kesetaraan, dan kepedulian sosial, khususnya bagi kelompok rentan seperti penyandang disabilitas, perempuan, anak, serta kelompok marjinal lainnya. Peran ini diharapkan mampu mendorong terciptanya lingkungan kerja dan pelayanan publik di lingkungan Kementerian Agama yang ramah, adil, dan tanpa diskriminasi.

Dalam kesempatan tersebut, Hj. Sumiyati Farid Wajedi menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan. Ia menegaskan bahwa peran Bunda Inklusi bukan sekadar simbol, tetapi amanah untuk mendorong terciptanya lingkungan yang ramah, adil, dan menghargai keberagaman.

“Alhamdulillah, pengukuhan ini menjadi motivasi bagi kami untuk lebih aktif berkontribusi dalam menumbuhkan semangat inklusivitas, khususnya di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Pesawaran. Kami siap bersinergi dan menghadirkan program-program yang berpihak pada semua, tanpa terkecuali,” ujar Sumiyati.

Ia juga berharap, kehadiran Bunda Inklusi di setiap kabupaten/kota dapat menjadi penggerak dalam menumbuhkan kepedulian sosial, memperkuat peran perempuan, serta mendukung terwujudnya pelayanan publik yang inklusif dan berkeadilan. 


 Sumber : Tim Humas

Penulis : Sinta Kustiani

Editor : Kevin