Lampung Timur, Kemenag (Humas) - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur melalui Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam menggelar Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Program Kerja Bimas Islam Tahun 2026 di Aula Kantor Kemenag Kabupaten Lampung Timur, Selasa (7/7/2026). Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, serta menyelaraskan program kerja Bimas Islam dengan Asta Program Prioritas (Asta Protas) Kementerian Agama.
Rapat koordinasi dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur Marwansyah, Kepala Subbagian Tata Usaha Nursalim, Kepala Seksi Bimas Islam Deswin Fitra, Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kusaeni, seluruh Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) dari 24 kecamatan se-Kabupaten Lampung Timur, serta perwakilan Ketua Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) dan Ketua Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh).

Dalam arahannya, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Lampung Timur, Marwansyah, menegaskan bahwa seluruh program kerja Bimas Islam harus mengacu pada Asta Protas Kementerian Agama sebagai pedoman dalam memberikan pelayanan keagamaan kepada masyarakat. Menurutnya, keberhasilan program tidak ditentukan oleh siapa yang paling menonjol, melainkan oleh kuatnya kolaborasi antarunit kerja dan para pemangku kepentingan.
"Jangan saling berkompetitor, tetapi saling bersinergi. Mari kita saling mendukung agar program-program Kementerian Agama dapat berjalan optimal dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat," tegas Marwansyah.
Ia juga mendorong jajaran Bimas Islam untuk memperkuat sinergi dengan berbagai elemen masyarakat, khususnya majelis taklim. Melalui kolaborasi tersebut, penyuluh agama dan KUA diharapkan turut berperan dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan sejak dini serta bahaya penyalahgunaan narkoba sebagai bagian dari upaya membangun masyarakat yang sehat lahir dan batin.

Selain itu, Marwansyah mengajak seluruh ASN Kementerian Agama untuk mendukung Gerakan Wakaf Tunai ASN sebagai salah satu bentuk kepedulian dan kontribusi nyata dalam memperkuat pemberdayaan umat melalui pengembangan wakaf produktif.
Kepala Seksi Bimas Islam, Deswin Fitra, menyampaikan bahwa rapat koordinasi ini bertujuan menyamakan persepsi sekaligus memperkuat sinergi antara Seksi Bimas Islam, KUA, penyuluh agama, serta seluruh pemangku kepentingan agar pelaksanaan program kerja tahun 2026 berjalan lebih efektif, terarah, dan selaras dengan kebijakan Kementerian Agama.
Melalui rapat koordinasi ini diharapkan terbangun komitmen bersama seluruh jajaran Bimas Islam, 24 KUA se-Kabupaten Lampung Timur, serta para penyuluh agama untuk terus meningkatkan kualitas layanan keagamaan, memperkuat kolaborasi lintas sektor, dan mewujudkan program-program Kementerian Agama yang berdampak nyata bagi masyarakat.