Mesuji,
Kemenag (Humas)
— Kepala Seksi Pendidikan Islam (Kasi Pendis) Kantor Kementerian Agama
Kabupaten Mesuji, Gusdianto, menjadi narasumber dalam kegiatan sosialisasi dan
kemitraan akreditasi yang diselenggarakan oleh Badan Akreditasi Nasional
Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (BAN-PDM)
Provinsi Lampung. Kegiatan tersebut berlangsung pada Senin (09/03/2026) di SD
Negeri 20 Tanjung Raya, Kabupaten Mesuji.
Sosialisasi
ini diikuti oleh sejumlah satuan pendidikan yang menjadi sasaran akreditasi di
Kabupaten Mesuji. Kegiatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada pihak
sekolah terkait proses dan mekanisme pelaksanaan akreditasi yang akan dilaksanakan
pada tahun 2026.
Dalam kegiatan ini hadir langsung Anggota BAN-PDM Provinsi Lampung, Rachmat Dody Ariesna, dan Sekretariat BAN-PDM Provinsi Lampung, Choliyah Eranda.
Dalam kesempatan tersebut, Gusdianto menyampaikan materi mengenai dukungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mesuji terhadap pelaksanaan akreditasi pendidikan. Ia menegaskan bahwa akreditasi merupakan bagian penting dalam upaya peningkatan mutu dan kualitas satuan pendidikan.
Menurutnya,
proses akreditasi tidak hanya menjadi penilaian administratif semata, tetapi
juga menjadi instrumen evaluasi bagi lembaga pendidikan untuk terus melakukan
perbaikan. Melalui akreditasi, satuan pendidikan diharapkan mampu meningkatkan
standar layanan pendidikan secara berkelanjutan.
Kantor
Kementerian Agama Kabupaten Mesuji siap memberikan pendampingan dan dukungan
kepada madrasah maupun satuan pendidikan di bawah binaannya. Dukungan tersebut
diharapkan dapat membantu lembaga pendidikan dalam memenuhi standar nasional
pendidikan.
Kegiatan
sosialisasi ini juga menjadi ruang kemitraan antara BAN-PDM Provinsi Lampung
dengan pemangku kepentingan pendidikan di daerah. Melalui kegiatan ini,
diharapkan terbangun sinergi yang kuat dalam mendukung peningkatan mutu
pendidikan di Kabupaten Mesuji.
Dengan
adanya sosialisasi dan kemitraan akreditasi ini, satuan pendidikan di Kabupaten
Mesuji diharapkan semakin siap menghadapi proses akreditasi tahun 2026.
Kegiatan ini sekaligus menjadi langkah strategis dalam mendorong peningkatan
kualitas pendidikan yang berkelanjutan di daerah tersebut. (Mutia)
Editor : Fadilah