Way Kanan, Kemenag (Humas) -- Dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran di lingkungan madrasah, Kementerian Agama Kabupaten Way Kanan menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta pada Kamis, 9 Oktober 2025. Kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 49 peserta yang terdiri dari kepala madrasah, pengawas, dan guru dari tujuh madrasah negeri jenjang MI, MTs, dan MA se-Kabupaten Way Kanan.
Kegiatan bertema “Mewujudkan Cinta dalam Ruh Pendidikan” ini dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Way Kanan, Masir Ibrahim, serta didukung oleh Kasi Pendidikan Madrasah (Penmad), Pokjawas Madrasah, dan Staf Seksi Penmad. Kegiatan yang dilaksanakan secara mandiri tersebut menghadirkan narasumber Sahrul AR bersama dua ketua tim, yaitu Ros Wildan selaku Ketua Tim Guru dan Tenaga Kependidikan (GDK) serta Alamsyah sebagai Ketua Tim Kurikulum.
Acara diawali dengan sambutan dari Hayamudin selaku Kasi Pendidikan Madrasah. Dalam sambutannya, ia mengucapkan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran Ketua Tim Kurikulum, Ketua Tim GTK, serta narasumber yang berkenan hadir dan berbagi ilmu dalam kegiatan ini. Ia menyampaikan bahwa kegiatan Bimtek ini diharapkan dapat memberikan pencerahan dan memperkaya wawasan bagi madrasah di Kabupaten Way Kanan. Kasi Penmad juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam penyelenggaraan acara ini terdapat kekurangan atau hal yang belum sempurna.
Usai memberikan sambutan, Kasi Penmad melanjutkan dengan laporan resmi kepada Kepala Kantor Kemenag Way Kanan. Setelah itu ia menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kompetensi guru, kepala madrasah, dan pengawas dalam mengimplementasikan kurikulum yang menanamkan nilai cinta, empati, serta kepedulian di lingkungan madrasah.
Selanjutnya Masir Ibrahim selaku Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Way Kanan dalam sambutannya menekankan pentingnya keseriusan peserta dalam mengikuti kegiatan ini. “Saya minta betul-betul mencermati apa yang disampaikan narasumber. Jangan sia-siakan kesempatan ilmu ini,” ujarnya. Ia berharap agar hasil dari bimtek ini dapat diimplementasikan di satuan pendidikan masing-masing untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan karakter peserta didik.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah kolaborasi antara kepala madrasah, pengawas, dan para guru dalam memahami arah pengembangan kurikulum yang lebih humanis dan relevan dengan kebutuhan zaman. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi yang disampaikan narasumber, terutama dalam pembahasan praktik pembelajaran berbasis cinta yang aplikatif di kelas.
Dengan adanya Bimtek ini, diharapkan seluruh madrasah di Kabupaten Way Kanan mampu mengadopsi pendekatan kurikulum berbasis cinta secara menyeluruh. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen Kemenag Way Kanan dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan madrasah dan memperkuat karakter religius, cerdas, serta berakhlak mulia di kalangan peserta didik. (Humas)
Editor : Fadilah
