Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Perkuat Sinergi Pengelolaan Masjid, Kemenag Tanggamus Ikuti Raker Nasional Ditjen Bimas Islam 2026

Kamis, 22 Januari 2026 Humas Tanggamus
Perkuat Sinergi Pengelolaan Masjid, Kemenag Tanggamus Ikuti Raker Nasional Ditjen Bimas Islam 2026
Humas Tanggamus
Humas Tanggamus

Tanggamus Kemenag (Humas) -- Kementerian Agama Republik Indonesia terus mendorong penguatan tata kelola dan peran strategis masjid melalui Rapat Kerja Nasional (Raker Nasional) Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui Zoom Meeting dan diikuti oleh jajaran Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanggamus yang dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Tanggamus, Mahmuddin Aris Rayusman.

Dalam Raker Nasional yang digelar secara daring tersebut, Kepala Kantor Kemenag Tanggamus didampingi Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Saiful Arfan. Kegiatan ini turut melibatkan berbagai unsur strategis daerah, di antaranya Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), para Kepala Kantor Urusan Agama (KUA), serta Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI), yang mengikuti kegiatan dari lokasi masing-masing melalui Zoom Meeting.

Raker Nasional ini membahas arah kebijakan dan program kerja Bimbingan Masyarakat Islam Tahun 2026, sekaligus menjadi sarana koordinasi teknis pelaksanaan program secara nasional. Melalui pertemuan daring ini, para peserta mendapatkan pemantapan terkait peran Pengurus Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) sebagai garda terdepan dalam pembinaan dan pemberdayaan masjid di tengah masyarakat.

Melalui keikutsertaan aktif dalam Raker Nasional yang diselenggarakan melalui Zoom Meeting ini, Kemenag Tanggamus menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan keagamaan serta memperkuat fungsi masjid sebagai pusat pembinaan umat. Diharapkan, hasil Raker Nasional ini dapat diimplementasikan secara optimal di tingkat daerah guna mendukung terwujudnya kehidupan keagamaan yang harmonis dan berkelanjutan.(Frans/Mela Basyar)