Tulang
Bawang, Kemenag (Humas) – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung
menggelar pertemuan strategis guna mengoptimalkan pengelolaan Zakat, Infak,
Sedekah (ZIS) dan Wakaf Uang di lingkungan ASN dan masyarakat. Kegiatan yang
berlangsung di Aula Pepadun Kanwil Kemenag Lampung, Senin (19/01/2026)
dihadiri
oleh Kabid Penazawa mewakili Kakanwil, Ketua BAZNAS Provinsi Lampung, Ketua BWI
Provinsi Lampung, serta seluruh Kepala Kantor Kemenag dan Penyelenggara Zakat
Wakaf (Gara Zawa) se-Provinsi Lampung. Tampak hadir mengikuti kegiatan
dimaksud, Kepala Kantor Kemenag Tulang Bawang, Jalaluddin.
Dalam
arahannya, Kabid Penazawa Kanwil Kemenag Lampung, Erwinto, memaparkan skema
baru terkait zakat ASN tahun 2026 yang akan ditampung sementara melalui UPZ
Kanwil menyusul sentralisasi sistem penggajian. "Dari total setoran, 70
persen akan didistribusikan kembali ke UPZ Kemenag Kabupaten/Kota, sementara 30
persen menjadi bagian BAZNAS Provinsi untuk fungsi pembinaan," jelasnya.
Ketua
BAZNAS Provinsi Lampung Iskandar, mengungkapkan target penghimpunan zakat di
Lampung mencapai Rp120 Miliar per bulan. Ia juga mendorong penguatan
kelembagaan melalui pembentukan UPZ hingga tingkat desa dan UPZ Masjid melalui
peran KUA. Salah satu program unggulan yang disiapkan adalah "Satu Desa
Satu Hafiz Quran" yang sepenuhnya akan dibiayai oleh BAZNAS.
Perwakilan
BWI Provinsi Lampung menekankan optimalisasi pengumpulan wakaf tunai yang
selama ini bertumpu pada KUA untuk mulai dikembangkan ke lingkungan Madrasah.
Berdasarkan data tahun 2025, total wakaf uang yang terkumpul mencapai
Rp1.440.563.591, dengan kontribusi terbesar berasal dari Wakaf Catin sebesar
Rp1.133.019.898.
Digitalisasi
dan Transparansi Untuk mendukung akuntabilitas, BAZNAS Lampung secara resmi
meminta Kanwil Kemenag melakukan Audit Syariah agar pengelolaan dana umat
semakin transparan. Di sisi lain, Kemenag juga tengah menyiapkan infrastruktur
digital berupa QRIS Rekening ASN untuk mempermudah setoran wakaf di seluruh
Kabupaten/Kota se-Lampung.
Sinergi antara Kemenag, BAZNAS, dan BWI ini diharapkan dapat mempercepat realisasi program pemberdayaan umat dan memastikan dana yang terhimpun memberikan manfaat luas bagi masyarakat di Provinsi Lampung.
Editor: Abdul Aziz
