Lampung Barat, MAN 1 (HUMAS)– Suasana penuh semangat dan nuansa religius menyelimuti lingkungan MAN
1 Lampung Barat pada pelaksanaan kegiatan Pesantren Ramadhan 1447 H yang
diikuti oleh seluruh civitas akademika madrasah. Kegiatan yang berlangsung
selama dua hari, mulai 12 hingga 13 Maret 2026, ini menjadi salah satu agenda
rutin tahunan yang selalu dinantikan oleh para siswa sebagai sarana memperdalam
ilmu agama sekaligus memperkuat karakter Islami.
Pesantren Ramadhan merupakan program
pendidikan agama Islam intensif yang diselenggarakan selama bulan suci
Ramadhan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan,
memperdalam pemahaman keagamaan, serta membentuk karakter siswa yang
berakhlakul karimah.
Kegiatan ini melibatkan seluruh siswa dari kelas
X, XI, dan XII dan berlangsung mulai pukul 07.30 hingga 12.25 WIB di lingkungan
MAN 1 Lampung Barat dengan berbagai rangkaian aktivitas edukatif dan keagamaan
yang menarik.
Hari pertama, 12 Maret 2026, diawali dengan pembukaan
kegiatan Pesantren Ramadhan yang berlangsung khidmat. Setelah pembukaan,
suasana madrasah berubah menjadi lebih dinamis dengan digelarnya Lomba Cepat
Tepat yang mengangkat tema seputar shalat, zakat, puasa, serta berbagai
pengetahuan keislaman lainnya. Kegiatan ini tidak hanya menguji wawasan
keagamaan siswa, tetapi juga melatih kerja sama tim, kecepatan berpikir, dan
semangat kompetisi yang sehat.
Memasuki hari kedua, 13 Maret 2026, para
siswa mengikuti IHT (In House Training) atau tausiyah keagamaan yang
disampaikan oleh para ustaz dan narasumber. Tausiyah ini menjadi momen refleksi
spiritual bagi para siswa untuk memahami makna Ramadhan secara lebih mendalam.
Pada sesi ini, kelas X mendapatkan materi
dari Ustadzah Elvera, S.Pd.I., Gr, sementara kelas XI memperoleh tausiyah dari
Ustadz Ahmad Syarif Hidayatullah. Adapun kelas XII mengikuti tausiyah bersama
Ustadz Dial Saks Robin, S.Kom., Gr.
Sesi tausiyah, mengangkat Tema pembelajaran materi puasa dan zakat. Dalam
materi puasa, para siswa diberikan pemahaman tentang keistimewaan ibadah puasa,
seperti pahala yang langsung diberikan oleh Allah SWT, kemampuan puasa dalam
melatih kesabaran, meningkatkan ketakwaan, serta menjadi sarana membersihkan
diri dari perbuatan yang kurang baik.
Selain itu, materi zakat juga disampaikan
sebagai upaya menanamkan nilai kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada
sesama, khususnya kepada mereka yang membutuhkan. Melalui pembelajaran ini,
siswa diharapkan mampu memahami bahwa ibadah tidak hanya bersifat spiritual,
tetapi juga memiliki dimensi sosial yang sangat penting dalam kehidupan
bermasyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Plt. Kepala MAN 1
Lampung Barat turut memberikan pesan dan motivasi kepada seluruh siswa agar
menjadikan bulan Ramadhan sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas diri.
Beliau menegaskan bahwa kegiatan Pesantren
Ramadhan bukan sekadar agenda rutin tahunan, tetapi juga merupakan media
pembentukan karakter siswa yang beriman, disiplin, dan berakhlak mulia.
“Melalui kegiatan Pesantren Ramadhan ini,
kami berharap seluruh murid dapat semakin memahami makna ibadah puasa dan
menjadikan bulan Ramadhan sebagai kesempatan untuk memperbaiki diri,
meningkatkan ibadah, serta menumbuhkan sikap saling peduli dan berbagi kepada
sesama,” ungkapnya.
Beliau juga berpesan agar seluruh siswa mampu
mengamalkan ilmu yang diperoleh selama kegiatan berlangsung, baik di lingkungan
madrasah, keluarga, maupun di tengah masyarakat.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, pada 14 Maret 2026 dilaksanakan pembagian hadiah LCT kepada para pemenang lomba oleh Plt. Kepala MAN 1 Lampung Barat sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan semangat para siswa dalam mengikuti kegiatan Pesantren Ramadhan.
Dengan semangat “MAN 1 Lampung Barat: Berilmu, Beramal, dan Berakhlakul Karimah,” kegiatan Pesantren Ramadhan diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam iman dan akhlak. (Humas)
Penulis : Melya Santi
Editor : Anggithya
