Way Kanan, KUA Way Tuba (Humas) - - Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Way Tuba, Rahmadhan, yang juga bertugas sebagai penghulu, memandu jalannya prosesi akad nikah pasangan Tomi Andrianto dengan Reka Septiasari. Akad nikah tersebut dilaksanakan di Kampung Bandar Sari, Kecamatan Way Tuba, Minggu (11/01/2026).
Sebelum pelaksanaan akad nikah, Kepala KUA Way
Tuba terlebih dahulu memastikan kelengkapan dan keabsahan berkas administrasi
kedua calon mempelai. Ia menegaskan bahwa seluruh persyaratan pernikahan telah
terpenuhi, meliputi kehadiran kedua mempelai, wali nikah, dua orang saksi,
mahar, serta pelaksanaan ijab kabul sesuai dengan ketentuan syariat Islam.
Prosesi akad nikah berlangsung dengan lancar,
tertib, dan khidmat. Kehadiran wali, saksi, serta keluarga besar kedua mempelai
turut menambah suasana sakral dalam pelaksanaan pernikahan tersebut.
Dalam khutbah nikahnya, Rahmadhan menyampaikan
nasihat pernikahan yang menekankan bahwa pernikahan merupakan perjanjian suci
yang tidak hanya bersifat seremonial. Ia menegaskan bahwa pernikahan adalah
ikatan ibadah yang menyatukan dua insan untuk saling mencintai, menjaga, dan
mengasihi sepanjang kehidupan.
Ia juga mengingatkan bahwa cinta sejati dalam
pernikahan bukanlah tentang kesempurnaan, melainkan tentang kesediaan menerima
kekurangan pasangan dan saling mendukung untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
Menurutnya, cinta harus diwujudkan melalui sikap saling membantu, saling
mendengarkan, dan saling menguatkan dalam kehidupan sehari-hari.
Lebih lanjut, Rahmadhan menyampaikan bahwa
rumah tangga yang dibangun hendaknya menjadi “surga di dunia” bagi pasangan
suami istri. Rumah tangga harus diisi dengan kebersamaan, pengorbanan,
kesabaran, serta sikap saling memaafkan dalam menghadapi berbagai ujian
kehidupan.
Dalam pesannya, ia juga menekankan pentingnya
menjaga keharmonisan hubungan dengan keluarga besar kedua belah pihak.
Pernikahan, menurutnya, tidak hanya menyatukan dua individu, tetapi juga
menyatukan dua keluarga yang harus dijaga dengan sikap saling menghormati dan
penuh kasih sayang.
Sebagai penutup khutbah nikah, Kepala KUA Way Tuba berpesan agar kedua mempelai menjadikan agama sebagai landasan utama dalam membina rumah tangga. Dengan menjalankan ibadah bersama dan saling menguatkan dalam kebaikan, diharapkan keluarga yang dibangun menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah. (Humas)
Penulis :
Editor : Anggithya