Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

KUA

Pimpin Akad Nikah, Kepala KUA Way Tuba Ajak Catin Jaga Keharmonisan Rumah Tangga

Senin, 12 Januari 2026 Humas Way Kanan
Pimpin Akad Nikah, Kepala KUA Way Tuba Ajak Catin Jaga Keharmonisan Rumah Tangga
Humas Way Kanan
Humas Way Kanan

Way Kanan, KUA Way Tuba (Humas) - - Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Way Tuba, Rahmadhan, yang juga bertugas sebagai penghulu, memandu jalannya prosesi akad nikah pasangan Tomi Andrianto dengan Reka Septiasari. Akad nikah tersebut dilaksanakan di Kampung Bandar Sari, Kecamatan Way Tuba, Minggu (11/01/2026).

Sebelum pelaksanaan akad nikah, Kepala KUA Way Tuba terlebih dahulu memastikan kelengkapan dan keabsahan berkas administrasi kedua calon mempelai. Ia menegaskan bahwa seluruh persyaratan pernikahan telah terpenuhi, meliputi kehadiran kedua mempelai, wali nikah, dua orang saksi, mahar, serta pelaksanaan ijab kabul sesuai dengan ketentuan syariat Islam.

Prosesi akad nikah berlangsung dengan lancar, tertib, dan khidmat. Kehadiran wali, saksi, serta keluarga besar kedua mempelai turut menambah suasana sakral dalam pelaksanaan pernikahan tersebut.

Dalam khutbah nikahnya, Rahmadhan menyampaikan nasihat pernikahan yang menekankan bahwa pernikahan merupakan perjanjian suci yang tidak hanya bersifat seremonial. Ia menegaskan bahwa pernikahan adalah ikatan ibadah yang menyatukan dua insan untuk saling mencintai, menjaga, dan mengasihi sepanjang kehidupan.

Ia juga mengingatkan bahwa cinta sejati dalam pernikahan bukanlah tentang kesempurnaan, melainkan tentang kesediaan menerima kekurangan pasangan dan saling mendukung untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Menurutnya, cinta harus diwujudkan melalui sikap saling membantu, saling mendengarkan, dan saling menguatkan dalam kehidupan sehari-hari.

Lebih lanjut, Rahmadhan menyampaikan bahwa rumah tangga yang dibangun hendaknya menjadi “surga di dunia” bagi pasangan suami istri. Rumah tangga harus diisi dengan kebersamaan, pengorbanan, kesabaran, serta sikap saling memaafkan dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan.

Dalam pesannya, ia juga menekankan pentingnya menjaga keharmonisan hubungan dengan keluarga besar kedua belah pihak. Pernikahan, menurutnya, tidak hanya menyatukan dua individu, tetapi juga menyatukan dua keluarga yang harus dijaga dengan sikap saling menghormati dan penuh kasih sayang.

Sebagai penutup khutbah nikah, Kepala KUA Way Tuba berpesan agar kedua mempelai menjadikan agama sebagai landasan utama dalam membina rumah tangga. Dengan menjalankan ibadah bersama dan saling menguatkan dalam kebaikan, diharapkan keluarga yang dibangun menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah. (Humas)

Penulis :  Salam/Afril/Asep

Editor  :  Anggithya