Way Kanan, Kemenag (Humas) -- Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Way Kanan, Masir Ibrahim, memimpin langsung Rapat Koordinasi (Rakor) yang digelar pada Kamis, (04/12/2025), bertempat di Aula Amal Bhakti Kantor Kemenag Way Kanan.
Rakor diikuti oleh Kasubbag TU, para Kepala Seksi, Gara, Kepala KUA Kecamatan, Kepala MAN, MTsN, dan MIN, serta unsur Pokjaluh, Pokjawas, Dharma Wanita Persatuan (DWP), dan seluruh ASN di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Way Kanan.
Dalam pembukaannya, Kakankemenag Masir Ibrahim menyampaikan bahwa Rakor pagi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi internal dan memastikan seluruh jajaran menjalankan amanah dengan optimal. Ia menegaskan perlunya konsistensi, kedisiplinan, serta evaluasi berkelanjutan pada setiap unit kerja.
Pada Rakor ini sejumlah isu strategis menjadi fokus pembahasan. Evaluasi capaian kinerja tahun 2025 menjadi topik pertama yang dibahas. Kakankemenag meminta setiap unit kerja untuk menyampaikan progres pelaksanaan program selama satu tahun terakhir, termasuk capaian yang telah diraih, tantangan yang dihadapi, serta langkah perbaikan yang perlu dilakukan. Evaluasi menyeluruh ini menjadi dasar penting untuk memantapkan sasaran dan target kinerja tahun 2026.
Pembahasan kemudian berlanjut pada persiapan Peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 Tahun 2026. Masir Ibrahim menekankan pentingnya koordinasi lintas seksi dan unit kerja sejak awal, agar seluruh rangkaian kegiatan HAB dapat terlaksana dengan baik, tertib, dan membawa dampak positif bagi masyarakat. Ia mendorong agar HAB tahun ini dilaksanakan dengan lebih kreatif, partisipatif, dan melibatkan sebanyak mungkin unsur pendidikan dan keagamaan di lingkungan Kemenag.
Selanjutnya, Rakor juga menyoroti penguatan Pembangunan Zona Integritas (PMPZI) sebagai upaya menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Kakankemenag menegaskan bahwa peningkatan kualitas layanan publik merupakan tanggung jawab bersama. Ia mengingatkan ASN agar menjaga integritas, kedisiplinan, dan budaya kerja profesional sebagai kunci keberhasilan pembangunan ZI.
Pada kesempatan yang sama, ia juga mengajak seluruh jajaran untuk melakukan penggalangan dana kemanusiaan bagi korban bencana banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Ajakan ini disampaikan sebagai bentuk empati dan kepedulian sosial, sekaligus menegaskan bahwa ASN Kemenag tidak hanya bertugas memberikan pelayanan, tetapi juga hadir untuk membantu masyarakat dalam situasi darurat.
Kakankemenag Way Kanan menutup Rakor dengan ajakan kepada seluruh jajaran agar terus memperkuat koordinasi, menjaga integritas, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Kinerja Kemenag Way Kanan berada di tangan kita semua. Pastikan setiap langkah kita memberi manfaat,” tegasnya.
Secara keseluruhan Rakor berlangsung dalam suasana hangat, komunikatif, dan penuh semangat kolaborasi. (Humas)
Editor: Fadilah