Tanggamus Kemenag (Humas) -- Plh
Kasi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanggamus, Muhamad Hasan
Basri, bersama JFT Dina Noviana dan Penyuluh Agama
Kotaagung Timur mengadakan rapat koordinasi persiapan kegiatan Pengembangan
Kampung Moderasi Beragama Tahun 2024.
Rapat ini bertujuan untuk
menyusun rencana dan strategi yang efektif dalam mengembangkan kampung moderasi
beragama, guna memperkuat kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Tanggamus.
Dalam rapat yang berlangsung intensif tersebut, para peserta berdiskusi
mengenai berbagai aspek yang perlu diperhatikan untuk memastikan keberhasilan
program ini.
Muhamad Hasan Basri menekankan
pentingnya sinergi dan kolaborasi antara berbagai pihak dalam menjalankan
program ini. “Pengembangan kampung moderasi beragama bukan hanya tanggung jawab
satu pihak, tetapi memerlukan kerja sama dari semua elemen masyarakat. Kami
berharap kegiatan ini bisa menjadi contoh baik bagi daerah lain dalam membangun
kerukunan dan toleransi antarumat beragama,” ujarnya.
Dina Noviana menambahkan bahwa
rapat koordinasi ini merupakan langkah awal yang krusial untuk memastikan semua
pihak memiliki pemahaman yang sama dan tujuan yang jelas dalam melaksanakan
program. “Dengan adanya perencanaan yang matang, kami optimis program ini dapat
berjalan lancar dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat Tanggamus,”
tambahnya.
Penyuluh Agama Kotaagung Timur
juga memberikan pandangannya tentang pentingnya pendekatan yang inklusif dan
partisipatif dalam mengembangkan kampung moderasi beragama. “Kami berusaha
melibatkan semua lapisan masyarakat, termasuk tokoh agama, tokoh masyarakat,
dan generasi muda, agar program ini benar-benar bisa diterima dan dijalankan
dengan baik,” katanya.
Semoga dengan adanya rapat
koordinasi ini, program pengembangan kampung moderasi beragama dapat berjalan
lancar dan memberikan kontribusi positif dalam membangun toleransi dan harmoni
di masyarakat. Keberhasilan program ini diharapkan dapat menjadi model bagi
daerah lain dalam menciptakan lingkungan yang damai dan harmonis, serta
memperkuat nilai-nilai moderasi beragama di tengah masyarakat yang beragam.(Frans/Mela Basyar)