Search

Plt. Kakanwil Kemenag Lampung Ajak Pokja Lintas Agama Susun Program Kerja Berkelanjutan Sesuai 8 Asta Protas Kemenag

plt-kakanwil-kemenag-lampung-ajak-pokja-lintas-agama-susun-program-kerja-berkelanjutan-sesuai-8-asta-protas-kemenag
Fotografer: Humas Kanwil
Lampung (Humas) --- Pelaksana Tugas Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Drs. Erwinto, M.Ag., mengajak seluruh Kelompok Kerja (Pokja) Lintas Agama untuk menyusun program kerja yang berkesinambungan dan selaras dengan delapan Asta Program Prioritas Kementerian Agama. Ajakan tersebut disampaikan dalam Konsolidasi Program Kerja Pokja Lintas Agama Provinsi Lampung, yang digelar di Aula Pepadun Kanwil Kemenag Lampung, Jum’at (25/7). 

“Saya mengajak Pokja Lintas Agama agar tidak sekadar menyusun program yang bersifat seremonial atau responsif, tetapi merancang kegiatan jangka panjang yang berdampak dan konsisten, serta sepenuhnya mendukung Asta Program Prioritas Kementerian Agama,” ujar Erwinto dalam arahannya.

Ia menyebutkan Asta Program Prioritas Kemenag Tahun 2025 menekankan arah kebijakan yang lebih inklusif dan progresif. Delapan poin utama tersebut mencakup Meningkatkan Kerukunan dan Cinta Kemanusiaan, Penguatan Ekologi (Ekoteologi), Layanan Keagamaan yang Berdampak, Mewujudkan Pendidikan Unggul, Ramah, dan Terintegrasi, Pemberdayaan Ekonomi Umat, Penguatan Tata Kelola Pemerintahan yang Humanis dan Adaptif, Transformasi Digital Kementerian Agama, dan Revitalisasi Peran Kementerian Agama sebagai Perekat Bangsa

“Delapan program ini harus menjadi pijakan Pokja dalam merancang inisiatif lintas agama, baik dalam skala lokal maupun provinsi. Ia menyebut bahwa nilai cinta kemanusiaan dan semangat kerukunan harus menjadi landasan dari setiap program yang dijalankan mengingat saat ini di tengah tantangan global, seperti krisis lingkungan, radikalisme, dan disintegrasi sosial, justru semangat kolaborasi lintas agama yang humanis dan berpihak pada kemanusiaan inilah yang harus kita tonjolkan,” katanya.

Selain itu, Erwinto juga menyoroti pentingnya penguatan ekologi berbasis nilai agama atau ekoteologi. Ia mengajak Pokja untuk merancang program yang tidak hanya menekankan harmoni sosial, tetapi juga hubungan harmonis antara manusia dan alam.

“Semua agama pada dasarnya mengajarkan tanggung jawab terhadap alam. Maka, mari kita jadikan pelestarian lingkungan sebagai ladang ibadah lintas iman. Contohnya, gerakan menanam pohon, bersih rumah ibadah, hingga aksi peduli sampah berbasis komunitas keagamaan,” ujar Erwinto.
Ia juga mendorong layanan keagamaan agar lebih berdampak dan menjangkau masyarakat marginal, difabel, kelompok adat, dan wilayah terluar. Pelayanan agama, menurutnya, harus hadir dengan wajah yang inklusif dan responsif terhadap kebutuhan riil umat.



Erwinto mengingatkan pentingnya peran pendidikan dalam membangun generasi moderat, toleran, dan unggul. Ia menyebut bahwa madrasah, sekolah agama, hingga pesantren harus didorong untuk menjadi lembaga pendidikan yang ramah anak, adaptif terhadap perkembangan zaman, dan terbuka terhadap keragaman. Tak kalah penting, pemberdayaan ekonomi umat juga menjadi prioritas. Dalam hal ini, Pokja Lintas Agama diharapkan bisa menggagas kerja sama lintas iman dalam bentuk UMKM berbasis rumah ibadah, koperasi lintas agama, hingga pelatihan wirausaha sosial berbasis komunitas.

“Ekonomi keumatan dan keadilan sosial adalah bagian dari ibadah kita. Jika kita bisa bersinergi, umat akan sejahtera, dan harmoni akan semakin kuat,” tambahnya.

Pada akhir sambutannya, Erwinto berharap agar Lampung bisa menjadi contoh daerah yang sukses dalam mengimplementasikan Asta Program Prioritas Kementerian Agama melalui sinergi Pokja Lintas Agama.

“Kita ingin menjadikan Lampung sebagai rumah bersama yang damai, terbuka, dan saling menghargai. Mari kita mulai dari program kerja yang jelas, terukur, dan berkesinambungan,” tutup Erwinto.

Sementara itu, Ketua Tim Humas dan KUB Alifah dalam laporannya menyampaikan Konsolidasi Program Kerja Pokja Lintas Agama Provinsi Lampung diikuti oleh Pokjaluh, MGMP, dan Pokjawas Lintas Agama Provinsi Lampung yang telah dibentuk pada Tahun 2023 yang anggotanya berasal dari Penyuluh Agama, Pengawas, dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran di Sekolah Umum.

“Tahun 2024, Pokja Lintas Agama telah banyak melakukan dan melaksanakan program kerja seperti Bakti Sosial, Sosialisasi Penguatan Mederasi Beragama, Lomba Video Kreatif Moderasi Beragama, dan sebagainya,” jelas Alifah.

Kegiatan ini ditutup dengan sesi diskusi kelompok dan penandatanganan komitmen bersama untuk integrasi Asta Program Prioritas ke dalam program kerja Pokja Lintas Agama di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Lampung.(Anggithya/Rizki/Kevin)

Editor: Humas Kanwil
Copyright : Datin Kanwil