Lampung Barat, Kemenag (Humas) -- Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Barat diwakili Penyelenggara Zakat dan Wakaf Hj. Linda Susilawati, menghadiri rapat Pra Musrenbang Tematik Penanggulangan Stunting Kabupaten Lampung Barat Tahun 2026. Tampak hadir Wakil Bupati Lampung Barat, Mad Hasnurin, bersama Sekretaris Daerah, Asisten 1, unsur Forkopimda, serta para Kepala Dinas/Badan antar instansi, Camat dan Peratin se-Kabupaten Lampung Barat. Bertempat di Aula Kagungan Kompleks Pemda Kabupaten Lampung Barat, Selasa, 17 Maret 2026.
Rapat Pra Musrenbang ini digelar sebagai bagian dari proses krusial dalam upaya pencegahan stunting sejak dini. Melalui forum ini, seluruh elemen pemerintah daerah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap capaian penurunan angka stunting pada periode sebelumnya, sekaligus mengidentifikasi hambatan yang masih ditemui di lapangan agar program kerja tahun 2026 dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.
Linda menyampaikan bahwa pentingnya meluruskan kembali berbagai program intervensi, baik intervensi gizi spesifik maupun sensitif. Penyelarasan ini bertujuan agar bantuan dan edukasi yang diberikan kepada masyarakat benar-benar menyentuh akar permasalahan, mulai dari kesehatan ibu hamil hingga pola asuh anak di tingkat keluarga. "Kemenag sendiri berperan aktif dalam memberikan edukasi pranikah bagi calon pengantin sebagai langkah preventif awal," ungkapnya.
Lebih dari sekadar koordinasi teknis, pertemuan ini menjadi momentum untuk membangun komitmen bersama yang lebih kuat antar pemangku kepentingan. "Harapannya, setelah kegiatan ini selesai, seluruh pihak memiliki pemahaman yang sama sehingga dapat mempercepat langkah-langkah nyata di lapangan," tambahnya.
Sinergi antara pemerintah, tokoh masyarakat, dan instansi vertikal seperti Kemenag diharapkan mampu menekan angka prevalensi stunting secara signifikan di Lampung Barat.
Menutup rangkaian kegiatan, ditekankan kembali pesan utama bahwa "Cegah Stunting itu Penting" demi menjamin kualitas generasi masa depan yang unggul dan sehat.
"Pemerintah Kabupaten Lampung Barat memastikan bahwa seluruh proses perencanaan ini dilakukan dengan tetap mengedepankan keamanan data masyarakat serta transparansi alokasi anggaran, guna menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal," tandasnya. (Humas)
Penulis : Boy
Editor : Anggithya