Lampung, Kanwil Kemenag (Humas) --- Kantor Wilayah
Kementerian Agama Provinsi Lampung melalui Bidang Penyelenggara Haji dan Umroh
(PHU) terus mematangkan persiapan proses pemberangkatan Jemaah Haji Provinsi
Lampung Tahun 1445 H/2024 M agar berjalan lancar.
Diagendakan JCH akan memasuki Asrama Haji Embarkasi Antara
Provinsi Lampung pada tanggal 11 Mei 2024 pukul 08.00 WIB. Kelompok terbang
(kloter) pertama JKG 03 Bandar Lampung terdiri dari 385 jemaah, 3 Pembimbing
Haji Daerah (PHD) dan 5 petugas kloter, total 393 orang.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung
Puji Raharjo menjelaskan Embarkasi Antara Provinsi Lampung pada tahun ini
terbagi dalam 19 kelompok terbang (kloter).
“Gelombang pertama 10 kloter, 8 kloter pertama akan landing
di Madinah, 2 kloter terakhir (9 dan 10) landing di Jeddah, kemudian akan
melanjutkan perjalanan ke Madinah via bus. Setelah 8 hari di madinah jemaah
baru diberangkatkan ke Mekkah. Gelombang kedua landing di Jeddah langsung
menuju Mekkah, Miqot bisa dilakukan di pesawat atau di Jeddah,” jelas Kakanwil
Puji Raharjo.
Terkait kondisi jamaah, Kepala Kantor Wilayah Kementerian
Agama Provinsi Lampung berharap kesehatan jemaah harus diprioritaskan.
Mengingat saat ini masih banyak jemaah lanjut usia yang harus dijaga
staminanya.
Untuk memastikan kesehatan jemaah, Kemenag Pusat telah
mengeluarkan aturan dalam Surat Edaran Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah
(PHU) Nomor 1 tahun 2024 tentang Mekanisme Pemberangkatan dan Kedatangan.
Edaran yang terbit pada 15 Maret 2024 ini ditujukan kepada para Kepala Bidang
PHU, Kepala Kankemenag Kab/Kota, dan Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji
(PPIH) Embarkasi di seluruh Indonesia, serta Ketua PPIH Arab Saudi.
"Untuk pelepasan di kabupaten/kota dilaksanakan secara
sederhana dengan mengurangi acara-acara seremonial. Seremonial yang sekiranya
tidak diperlukan bisa ditiadakan," ungkapnya pada Rapat Persiapan
Pemberangkatan Jamaah Haji Lampung di Asrama Haji Rajabasa, Kamis (25/4/2024).
Ia berharap kepada Kemenag Kabupaten/Kota untuk
berkoordinasi dengan stakeholder terkait seperti Pemerintah Daerah dan Kelompok
Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) untuk memastikan jamaah berangkat dari kediamannya
tidak berkepanjangan waktunya.
Kakanwil menjelaskan pada musim haji tahun 2024 proses
pemberangkatan jemaah haji terus berbenah dibanding tahun sebelumnya, dimana
banyak perbaikan dan evaluasi yang dilakukan.
“Tahun lalu kendala kita pada bio visa, sekarang sudah
lancar, per visa-an telah beres 100% baik petugas maupun jemaah, berbeda dari
tahun lalu visa petugas maupun jemaah hingga jadwal keberangkatan tiba masih
banyak yang belum terbit,” ungkapnya.
Kemudian terkait dengan dengan istithaah, pada tahun - tahun sebelumnya jemaah lunas dulu baru
melakukan cek kesehatan, tetapi pada tahun ini jemaah diwajibkan untuk
istithaah dulu baru melakukan perlunasan.
“Dengan terlebih dahulu melakukan istithaah, diharapkan,
kondisi jemaah yang berangkat ke tanah suci lebih sehat dan prima,” ujarnya.
Sementera itu terkait teknis kedatangan jemaah Kepala Bidang
PHU Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung Anshori berharap jemaah
kloter JKG 03 Bandar Lampung agar tertib dan tepat waktu.
“Kedatangan jemaah JKG 03 Bandar Lampung akan berbeda dengan
kabupaten/kota lain yang datang dengan kolektif, untuk Bandar Lampung akan tiba
secara perorangan, himbauan kami kepada para jemaah agar datang tepat waktu
tidak datang jauh lebih awal dan tidak juga terlambat, guna memastikan
kelancaran pelayanan dari Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) di Embarkasi
Antara Provinsi Lampung,” ungkap Anshori.
Kabid PHU meminta kepada pengantar jemaah JKG 03 Bandar
Lampung agar parkir kendaraan di lokasi yang telah disediakan, tidak parkir di
pinggir jalan atau badan jalan untuk menghindari kemacaten lalu lintas
disekitar asrama haji.
“Hanya jemaah saja yang diperbolehkan masuk ke asrama haji,
sementara koper besar akan diantar secara kolektif oleh Kementerian Agama Kota
Bandar Lampung,” tambahnya.
Lebih lanjut Anshori menegaskan, jemaah hanya diperbolehkan
membawa tas tenteng, kiranya selektif dalam membawa barang, terutama jangan
membawa makanan basah yang cepat basi karena nasi dan snack telah disediakan di
asrama haji untuk para jemaah.
Kemudian, terkait kesiapan Embarkasi Antara Provinsi Lampung
dalam menerima jemaah, Anshori mengatakan pihaknya terus mematangkan persiapan
pemberangkatan.
“Visa telah selesai 100%, penyusunan kloter berikut petugas
telah rampung, asrama telah siap digunakan hanya tinggal finishing (cekhing
terakhir) dan kepanitian PPIH telah juga tersusun,” jelasnya.
Anshori juga mengatakan, Bidang PHU Kanwil Kemenag Provinsi
Lampung saat ini dalam tahap merapikan paspor untuk selanjutnya akan diserahkan
ke pihak imigrasi. Selasa (07 Mei 2024).
“Semua persiapan telah mencapai 85% tinggal tahap
pelaksanaan, insyaAllah pada tanggal 10 mei sudah 100%, dan pada tanggal 11 mei
nanti, asrama haji telah siap menerima dan menampung jemaah,” tuturnya.
Untuk alur proses penerimaan di asrama haji akan dilakukan pemeriksaan barang bawaan, dilanjutkan dengan menyantap konsumsi yang telah disiapkan, kemudian dilakukan pemeriksaan kesehatan, penyerahan dokumen SPMA, dilanjutkan dengan penyerahan living cost, gelang, Tiket pesawat, pemberian obat-obatan, X-Ray dan terakhir pemberian paspor. (Mela/aziz)