Search

Rakor Katim Kanwil Kemenag Lampung: Kolaborasi Jadi Kunci Transformasi Kinerja ASN

rakor-katim-kanwil-kemenag-lampung-kolaborasi-jadi-kunci-transformasi-kinerja-asn
Fotografer: Humas Kanwil

Lampung (Humas) --- Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung menggelar Pembinaan dan Rapat Koordinasi Bersama Ketua Tim (Katim) Kerja Tahun 2025, bertempat di Aula Pepadun Kanwil Kemenag Provinsi Lampung, Senin (3/11/2025).

Kegiatan ini diikuti oleh Pejabat Administrator dan Pengawas serta Ketua Tim Kerja, di lingkungan Kanwil Kemenag Provinsi Lampung. Rapat tersebut bertujuan untuk memperkuat koordinasi, menyamakan persepsi pelaksanaan program, serta mengevaluasi capaian kinerja hingga triwulan IV tahun berjalan.

Dalam arahannya, Pelaksana Tugas Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Lampung, Erwinto, menjelaskan bahwa sistem kerja merupakan serangkaian prosedur dan tata kerja yang membentuk proses pelaksanaan tugas dan fungsi organisasi. Sistem tersebut terdiri dari mekanisme kerja dan proses bisnis yang bersifat kolaboratif (borderless structure) dan dinamis (agile organization), yang menekankan perubahan cepat, sumber daya yang fleksibel, fokus pada aksi, serta tanggung jawab terhadap hasil.

“Sistem kerja bukan lagi berorientasi pada struktur yang berjenjang, melainkan pada proses yang kolaboratif dan adaptif. ASN harus siap menghadapi perubahan yang cepat dan bekerja lintas batas, karena keberhasilan organisasi bergantung pada kerja sama dan tanggung jawab terhadap hasil,” tegas Erwinto.

Ia menambahkan, mekanisme kerja dan proses bisnis yang bersifat kolaboratif dan dinamis menuntut setiap ASN untuk bekerja cerdas, terukur, dan adaptif terhadap perubahan zaman.

“ASN Kemenag Lampung harus mampu menampilkan kinerja yang terarah dan berdampak. Kita tidak bisa lagi bekerja sendiri-sendiri atau berjalan terpisah di bidang masing-masing. Setiap kegiatan harus saling terhubung dan mendukung agar hasilnya benar-benar terasa bagi kemajuan organisasi,” ujarnya.

Erwinto menegaskan, transformasi sistem kerja yang semula berjenjang kini bergeser menjadi kolaboratif dan dinamis dengan dukungan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Setiap unit kerja harus mampu menyesuaikan mekanisme pelaksanaan kerja dengan strategi pimpinan dalam pencapaian target kinerja, disertai dukungan infrastruktur, tata kelola, sumber daya manusia, serta sinergitas lintas bidang.

“Mengingat sebentar lagi kita akan menutup tahun 2025, mari kita fokuskan energi untuk menuntaskan seluruh target kinerja dengan efektif dan efisien, sekaligus mempersiapkan langkah strategis dalam menghadapi tantangan tahun 2026,” pungkas Erwinto.

Sebelumnya, Ketua Tim SDM Aparatur, Tri Rahayu, dalam laporannya menyampaikan hasil evaluasi terhadap pelaksanaan kinerja tim kerja selama Triwulan IV Tahun 2025.

Tri menjelaskan bahwa secara umum, sebagian besar tim kerja telah mencapai indikator kinerja yang ditetapkan, terutama dalam aspek penguatan kompetensi ASN serta optimalisasi penggunaan aplikasi kinerja berbasis digital.

“Kami terus berupaya menyesuaikan sistem manajemen SDM dengan semangat transformasi birokrasi yang lebih lincah dan kolaboratif. Salah satunya melalui penguatan kapasitas ASN dalam penggunaan platform digital dan sistem informasi kinerja,” terang Tri Rahayu.

Ia menambahkan bahwa pembinaan dan rapat koordinasi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antar tim kerja dalam rangka mewujudkan Kementerian Agama yang lebih modern, profesional, dan berorientasi hasil (result-oriented government).(Anggithya/Aziz/Rizki)


Editor: Humas Kanwil
Copyright : Datin Kanwil