Bandar Lampung, MIN 1 (Humas) — Dalam rangka mengoptimalkan pembinaan spiritual peserta didik selama bulan suci Ramadan 1447 H, MIN 1 Bandar Lampung secara resmi membuka kegiatan Pesantren Kilat dan Tasmi Al-Qur’an yang dipusatkan di halaman madrasah. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Madrasah, Hizbuddin Burmelli, sebagai bentuk komitmen institusi dalam memperkuat karakter religius siswa secara terstruktur dan berkelanjutan, (Selasa 24/02/2026).
Rangkaian kegiatan diawali dengan salat Duha berjamaah, dilanjutkan penampilan hafalan surah pendek dan ceramah singkat oleh perwakilan siswa. Kegiatan ini menjadi sarana pembinaan keagamaan sekaligus melatih kepercayaan diri dan kemampuan komunikasi peserta didik.
Dalam sambutan pembukaan Pesantren Kilat, Kepala Madrasah menyampaikan bahwa kegiatan sanlat berlangsung selama tiga hari dan dibagi menjadi dua sesi, yakni kelas I–III dan kelas IV–VI. Selama kegiatan, siswa menerima materi keislaman di kelas masing-masing, termasuk praktik salat jenazah dan tata cara mengkafani jenazah, guna memperkuat pemahaman ibadah secara teoretis dan aplikatif sesuai tuntunan syariat.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Madrasah juga secara resmi membuka kegiatan Tasmi Al-Qur’an Jilid IV. Tahun ini, sebanyak 57 siswa mengikuti ujian tasmi yang mencakup hafalan juz 26, 27, 28, 29, dan 30. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan tahfiz madrasah yang dilaksanakan secara sistematis sebagai upaya mencetak generasi Qurani yang unggul.
Dalam arahannya, beliau menyampaikan harapan agar peserta didik yang mengikuti ujian tasmi pada tahun ini dapat terus meningkatkan capaian hafalannya, bahkan hingga menuntaskan 30 juz Al-Qur’an. Selain itu, ia juga mendorong siswa lainnya untuk termotivasi dan menyusul mengikuti program tasmi pada kesempatan berikutnya.
Melalui pelaksanaan Pesantren Kilat dan Tasmi Al-Qur’an ini, MIN 1 Bandar Lampung menegaskan perannya sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pada penguatan nilai-nilai spiritual, pembentukan karakter, serta penanaman kecintaan terhadap Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.(Gapian/Mushollin)
Editor : Fadilah