Way Kanan, Kemenag (Humas) - - Pada hari Senin, 16 Desember 2024, bertempat di ruang rapat Bappeda Kabupaten Way Kanan, telah dilaksanakan Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2024.
Dalam kesempatan ini, Dana
Kristiyanto, yang mewakili Kasi Bimas Islam M. Rofik Mas'ud, turut hadir dan
memberikan kontribusi penting dalam diskusi yang strategis ini.
Rapat tersebut bertujuan untuk
memperkuat sinergi lintas sektor dalam upaya percepatan penanganan stunting di
Kabupaten Way Kanan.
Stunting, yang menjadi salah
satu isu prioritas nasional, memerlukan pendekatan kolaboratif antara berbagai
pihak, termasuk instansi pemerintah, lembaga agama, dan masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Dana
Kristiyanto menyampaikan apresiasi atas komitmen yang telah ditunjukkan oleh
semua pihak dalam upaya penanggulangan stunting.
Dalam paparannya, ia
menekankan peran penting Kantor Urusan Agama (KUA) melalui program pembinaan
pranikah (bimbingan perkawinan) sebagai langkah preventif dalam mencegah
stunting.
“Melalui Bimbingan Perkawinan,
kami menanamkan nilai-nilai kesehatan dan pola asuh yang baik dalam keluarga,
yang merupakan kunci untuk mencetak generasi yang sehat dan berkualitas,”
ujarnya.
Pada tahun 2024 ini, tercatat
sebanyak 2.695 pasang calon pengantin mengikuti Bimbingan Perkawinan (BIMWIN)
di Kantor KUA se-Kabupaten Way Kanan. Melalui program ini, diharapkan dapat
memberikan pemahaman mengenai pentingnya pola asuh yang tepat dan kesehatan
untuk mencegah stunting sejak dini.
Rapat koordinasi ini juga
dimanfaatkan untuk mengidentifikasi tantangan yang ada serta merumuskan solusi
inovatif yang dapat diimplementasikan secara efektif untuk mencapai target
penurunan angka stunting.
Di akhir rapat, para peserta
sepakat untuk terus meningkatkan koordinasi dan kerja sama demi mencapai visi
Kabupaten Way Kanan sebagai daerah yang sehat, cerdas, dan sejahtera. (Humas)
