Pesisir Barat, Kemenag (Humas) --- Rumah Bina Keluarga Sukinah (RBKS) Kementerian Agama Kabupaten Pesisir Barat menyelenggarakan bimbingan pra nikah bagi calon pengantin Hindu pada hari Sabtu (4/10/2025) pagi di Aula Kantor Urusan Agama (KUA) Ngambur. Acara yang bertemakan 'Mewujudkan Putra Suputra dan Keluarga Sukinah' ini memiliki tujuan untuk mempersiapkan calon pengantin Hindu untuk membangun keluarga yang harmonis.
Kegiatan ini dihadiri oleh Sri Widati selaku Ketua Tim Penyuluh dan Pemberdayaan Ekonomi Umat Kanwil Kemenag Lampung, Penyelenggara Hindu Kemenag Pesisir Barat I Gede Sudanta, Ketua RBKS I Gede Yogi Fernando, serta para calon pengantin dari umat Hindu. Kehadiran para tokoh ini menunjukkan komitmen untuk mendukung kehidupan berumah tangga yang berkualitas bagi umat Hindu di Pesisir Barat.
Bimbingan pranikah ini menghadirkan tiga narasumber kompeten. Sri Widati menyampaikan materi bertemakan hak dan kewajiban suami-istri dalam Agama Hindu, memaparkan nilai-nilai Hindu dalam membangun hubungan rumah tangga. Materi ini menekankan pentingnya saling menghormati dan memenuhi tanggung jawab sebagai pasangan.
Penyelenggara Hindu Kemenag Pesisir Barat I Gede Sudanta menjadi narasumber untuk tema Manajemen Konflik dalam Keharmonisan Rumah Tangga. Ia membahas strategi mengelola konflik dengan bijak untuk menjaga keharmonisan keluarga. Materi ini memberikan panduan praktis bagi calon pengantin dalam menghadapi tantangan rumah tangga.
Ni Nyoman Tirta Ari Santhy selaku Bidan Puskesmas Krui Selatan menyampaikan materi penting tentang perkawinan modern dan peran calon pengantin dalam pencegahan stunting. Ia menekankan pentingnya perencanaan keluarga yang sehat untuk mencegah stunting, termasuk aspek gizi dan kesehatan ibu dan anak. Materi ini mendapat perhatian besar dari peserta.
I Gede Sudanta selaku Penyelenggara Hindu Kemenag Pesisir Barat menyampaikan tentang pentingnya bimbingan pranikah untuk membekali calon pengantin dengan pemahaman yang mendalam tentang kehidupan berumah tangga. "Kami berharap mereka dapat membangun keluarga yang harmonis dan sukinah, dengan kemampuan mengelola konflik secara bijaksana," ujarnya.
Ketua RBKS I Gede Yogi Fernando menambahkan “Kami berkomitmen mendampingi umat Hindu melalui bimbingan pranikah untuk menciptakan keluarga yang kokoh dan sehat. Program ini adalah wujud nyata RBKS dalam mendukung visi keluarga sukinah, sekaligus berkontribusi pada pencegahan stunting di Pesisir Barat," ungkapnya.
Acara ini diisi dengan sesi tanya jawab yang interaktif, memungkinkan calon pengantin untuk berdiskusi langsung dengan narasumber. Bimbingan ini diharapkan dapat memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan bagi calon pengantin dalam memulai kehidupan berumah tangga yang harmonis dan bertanggung jawab.
Melalui keberadaan RBKS, Kemenag Pesisir Barat berkomitmen untuk terus menyelenggarakan bimbingan pranikah serupa guna mendukung umat Hindu. Keberadaan RBKS diharapkan akan membuat semakin banyak calon pengantin yang siap membangun keluarga sukinah, sekaligus berkontribusi pada pembangunan masyarakat yang sehat dan harmonis. (Richard/Anggithya)