Way Kanan, MAN 1 (Humas). MAN 1 Way Kanan menyelenggarakan Upacara Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2025 di lapangan utama madrasah. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru, tenaga kependidikan, serta siswa dari berbagai jenjang kelas. Upacara berlangsung khidmat dengan mengusung tema nasional yang menekankan penguatan kompetensi pendidik sebagai pilar utama transformasi pendidikan. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi warga madrasah untuk merefleksikan peran strategis guru dalam membentuk generasi unggul dan berkarakter.
Kepala MAN 1 Way Kanan, Ahmad Zazili, bertindak sebagai pembina upacara dan berkesempatan membacakan Amanat Menteri Agama Republik Indonesia dalam rangka HGN 2025. Dalam amanat tersebut, Menteri Agama menekankan perlunya guru madrasah menguasai literasi digital, memperkuat integritas, serta terus berinovasi dalam pembelajaran. Ahmad Zazili menyampaikan amanat tersebut dengan penuh penekanan, mengajak seluruh pendidik untuk menjadikan peringatan ini sebagai pemacu semangat dalam meningkatkan profesionalisme dan kualitas pengajaran.
Selanjutnya, upacara juga diisi dengan penyampaian penghargaan simbolik kepada beberapa guru yang dinilai memiliki dedikasi tinggi dalam pengembangan pembelajaran dan kegiatan ekstrakurikuler di MAN 1 Way Kanan. Para siswa turut memberikan apresiasi melalui penyampaian ucapan terima kasih kepada para guru yang telah membimbing mereka. Suasana haru dan kebersamaan terasa sepanjang kegiatan, menggambarkan kuatnya hubungan antara guru dan peserta didik di madrasah tersebut.
Peringatan HGN 2025 di MAN 1 Way Kanan diharapkan dapat memperkuat motivasi para pendidik untuk terus berperan aktif dalam meningkatkan mutu pendidikan madrasah. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ruang refleksi bagi guru dan siswa tentang pentingnya kolaborasi dalam mewujudkan lingkungan belajar yang kondusif dan berorientasi pada pengembangan karakter. Dengan semangat HGN, MAN 1 Way Kanan berkomitmen untuk terus mendorong inovasi pendidikan dan menjaga keunggulan madrasah di tengah tantangan era modern. (Joe)
Editor: Fadilah
