Lampung (Humas) -- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama
Provinsi Lampung, Puji Raharjo, memimpin review aplikasi perpustakaan digital
yang akan diterapkan di lingkungan Kanwil Kemenag Lampung. Kegiatan ini
berlangsung di Aula Pepadun, kantor setempat, pada Selasa (7/8).
Dalam review tersebut, Puji Raharjo mendorong pengembangan
aplikasi perpustakaan digital yang memanfaatkan teknologi mutakhir seperti
Large Language Models (LLM), Learning Management Platforms (LMP), dan
Artificial Intelligence (AI). Langkah ini diambil untuk memperluas akses informasi,
pendidikan, serta meningkatkan kualitas layanan perpustakaan bagi masyarakat
Lampung.
“Pemanfaatan LLM, LMP, dan AI dalam perpustakaan digital akan
mengubah cara kita mengakses dan mengelola informasi. Teknologi ini
memungkinkan kita untuk memberikan layanan yang lebih cepat, akurat, dan
relevan bagi masyarakat,” ujar Puji Raharjo.
Puji Raharjo menjelaskan bahwa LLM akan meningkatkan kemampuan
pencarian dan pemrosesan informasi dalam perpustakaan digital, termasuk
menjawab pertanyaan, menerjemahkan bahasa, dan menuliskan esai. Teknologi ini
dirancang untuk memberikan jawaban yang lebih akurat dan relevan melalui
interaksi berbasis teks. Sementara itu, LMP akan mendukung pengelolaan dan
distribusi konten pembelajaran, memfasilitasi akses ke materi pendidikan secara
terstruktur dan sistematis. “LMP akan memungkinkan kami untuk mengelola proses
pembelajaran mulai dari pendaftaran peserta hingga evaluasi,” tambah Puji.
AI juga diharapkan dapat membantu dalam analisis data pengguna,
memberikan rekomendasi yang dipersonalisasi, serta meningkatkan pengalaman
pengguna secara keseluruhan. “AI akan membuat perpustakaan digital lebih
responsif dan adaptif terhadap kebutuhan pembaca serta membantu dalam
pengelolaan koleksi yang lebih efisien,” ujar Puji Raharjo.
Puji Raharjo menegaskan bahwa pengembangan aplikasi ini akan
melibatkan pelatihan intensif bagi staf perpustakaan untuk memastikan mereka
memiliki keterampilan yang diperlukan. "Pelatihan bagi pustakawan dan staf
adalah kunci untuk memastikan mereka mampu mengelola aplikasi ini dengan
baik," katanya.
Puji Raharjo juga menekankan pentingnya dukungan dari seluruh
elemen di lingkungan Kanwil Kemenag Lampung untuk keberhasilan implementasi
aplikasi ini. "Sinergi dan kerjasama dari semua pihak sangat diperlukan
agar aplikasi ini dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat maksimal bagi
kita semua," pintanya.
Puji Raharjo menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan
evaluasi dan perbaikan terhadap aplikasi ini berdasarkan masukan dari pengguna.
“Kita akan terus berupaya untuk menyempurnakan aplikasi ini agar dapat memenuhi
kebutuhan para pengguna dengan sebaik-baiknya,” tutupnya.
Ketua Tim Data dan Informasi, Nurul Fajri, menambahkan bahwa
perpustakaan digital merupakan sarana penting dalam mendukung peningkatan
kualitas pendidikan dan layanan keagamaan. "Tujuan utama dari perpustakaan
digital adalah untuk meningkatkan akses terhadap informasi, memperkaya ilmu
pengetahuan, serta menyediakan layanan informasi yang lebih efektif dan
efisien," jelas Nurul.
Review ini melibatkan berbagai pihak, termasuk pengembang aplikasi, kepala madrasah, serta para guru dan pegawai Kanwil Kemenag Lampung. Dalam sesi diskusi, peserta memberikan masukan dan saran untuk penyempurnaan aplikasi.(Anggithya/Baihaqi)
