Tanggamus, MTsN 1 (Humas) - Fajarita Riesmawati, Waka Kurikulum MTsN 1 Tanggamus, mengadakan briefing
khusus untuk guru-guru yang mengajar di kelas unggul, Selasa (23/7). Dalam
pertemuan ini, beliau menekankan pentingnya integrasi ilmu sebagai upaya
memadukan ilmu-ilmu yang terpisah menjadi satu kesatuan yang utuh. Konsep integrasi
ilmu yang dimaksud adalah penyatuan antara ilmu-ilmu bercorak agama dengan
ilmu-ilmu yang bersifat umum.
Menurut Fajarita,
pengintegrasian ini sangat penting untuk membentuk karakter dan pola pikir
siswa yang lebih holistik. "Ilmu agama dan ilmu umum tidak boleh
dipisahkan. Keduanya harus saling melengkapi untuk menciptakan generasi yang
tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki moral dan etika
yang baik," tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Hj.
Fajarita juga memberikan contoh-contoh konkret bagaimana integrasi ilmu dapat
dilakukan dalam proses pembelajaran sehari-hari. Beliau mengajak para guru
untuk terus berinovasi dan mencari cara-cara baru yang kreatif dalam mengajar
agar siswa dapat memahami dan mengaplikasikan ilmu yang mereka pelajari dengan
lebih baik.
Di akhir briefing, Fajarita
berharap agar semua guru dapat bekerja sama dan berkomitmen dalam melaksanakan
integrasi ilmu ini. "Ini bukan tugas yang mudah, tetapi dengan kerja sama
dan niat yang tulus, saya yakin kita bisa mewujudkannya," tutupnya. (In/
Mela Basyar)
