Metro (Humas) â Kantor Kementerian Agama Kota Metro kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembinaan mental dan spiritual aparatur pemerintah dengan menugaskan rohaniawan pada kegiatan pengambilan sumpah/janji Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Metro.
Penugasan tersebut tertuang dalam Surat Tugas Nomor: B-224/Kk.08.10.1/KP.07.1/04/2026 yang diterbitkan pada 24 April 2026. Surat ini dikeluarkan sebagai tindak lanjut dari permohonan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Metro terkait penyediaan rohaniawan untuk kegiatan dimaksud.
Dalam surat tugas tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Metro menugaskan empat orang rohaniawan yang mewakili agama yang dianut oleh ASN peserta sumpah/janji. Keempat rohaniawan tersebut adalah Muhamat Sulis, S.Ag (Islam), Y. Bambang Irawan, S.Pd., M.Pd (Katolik), Andreas Pujojo, S.Ag (Kristen), serta I Made Wiryana, S.Sos., M.M (Hindu).
Kegiatan pengambilan sumpah/janji ASN berlangsung pada Senin, 27 April 2026, bertempat di Gedung Aula Pemerintah Kota Metro. Para rohaniawan akan memandu prosesi pengambilan sumpah/janji sesuai dengan agama masing-masing peserta, sehingga pelaksanaan kegiatan dapat berjalan khidmat, tertib, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Metro, H. Abdul Haris, S.Ag, M.H.I, menegaskan bahwa kehadiran rohaniawan dalam kegiatan ini memiliki peran strategis dalam memastikan proses pengambilan sumpah/janji ASN tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga memiliki makna spiritual dan moral.
"Pengambilan sumpah/janji ASN merupakan momen penting yang tidak hanya mengikat secara hukum dan kedinasan, tetapi juga secara moral dan keagamaan. Oleh karena itu, peran rohaniawan sangat diperlukan agar ASN yang dilantik benar-benar memahami tanggung jawab yang diemban," ujarnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Kemenag Kota Metro senantiasa siap bersinergi dengan Pemerintah Daerah dalam memberikan layanan keagamaan, termasuk dalam kegiatan-kegiatan resmi pemerintahan yang membutuhkan pendampingan rohani.
Melalui penugasan ini, diharapkan seluruh rangkaian kegiatan pengambilan sumpah/janji ASN dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif terhadap peningkatan integritas, profesionalisme, serta tanggung jawab ASN dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat.